Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dorong Pertumbuhan Investasi

PLN Siapkan Interkoneksi Sistem Kelistrikan Kalbar-Kalteng

Minggu, 13 Desember 2020 18:52 WIB
Pembangunan jaringan transmisi PLN bertegangan 150 kilo Volt (kV) yang akan melintas dari Kendawangan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sampai dengan Sukamara di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). (Dok. PLN)
Pembangunan jaringan transmisi PLN bertegangan 150 kilo Volt (kV) yang akan melintas dari Kendawangan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sampai dengan Sukamara di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PLN berkomitmen mendorong pertumbuhan investasi melalui penyediaan dan peningkatan kualitas listrik di seluruh tanah air.

Komitmen ini tercermin melalui pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni jaringan transmisi bertegangan 150 kilo Volt (kV) yang akan melintas dari Kendawangan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sampai dengan Sukamara di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP Kalbagbar), Rachmad Lubis mengungkapkan, PLN telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar terkait persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan jaringan transmisi sepanjang 632 kilo meter sirkuit (kms) tersebut.

Dijelaskan, jaringan transmisi ini akan memiliki 414 menara yang akan terbentang di 5 (lima) kecamatan pada Kabupaten Ketapang. Sedangkan di sisi Kalteng rencananya terdapat 24 menara.

Berita Terkait : Pertamina Dukung Inovasi UGM di Bidang Energi Dan Kesehatan

“Interkoneksi Kalbar – Kalteng diupayakan dapat beroperasi pada awal tahun 2022 sehingga kemandirian energi listrik di Kalimantan Barat segera terwujud.” jelas Rachmad Lubis.

Merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional, pembangunan jaringan transmisi Kendawangan – Sukamara ini diharapkan dapat berjalan lancar dan tepat waktu melalui dukungan dari seluruh lapisan masyarakat maupun pemerintah setempat.

Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Sri Jumiadatin mengatakan, di masa pandemi seperti sekarang ini, pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) tidak boleh mandek dan harus tetap berjalan.

"Agar proses sosialisasi maupun konsultasi publik kepada masyarakat yang lahannya akan terlintasi proyek pembangunan ini berjalan aman, kami tetap akan menerapkan 3M dan menekankan agar semua orang selalu waspada dan melakukan protokol kesehatan,” terang Sri Jumiadatin.

Berita Terkait : Tingkatkan Keandalan Sistem Kelistrikan 20 kV, PLN Kalbar Ciptakan Aplikasi Peta Pohon

Ia menambahkan, Pemprov Kalbar mendukung rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Upaya yang dilakukan dengan membentuk tim persiapan dan tim sekretariat pengadaan tanah untuk pembangunan jaringan transmisi. 

"Dan turut serta dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan lapangan hingga terbitnya izin penetapan lokasi," tambahnya. 

Ia mengakui, pelaksanaan pembangunan jaringan transmisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan menjaga keandalan pasokan listrik.

"Hal tersebut tentu akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat Kalbar dan terutama untuk menarik investor menanamkan modalnya di Kalbar," katanya. [FAZ]

Berita Terkait : BI Dorong Potensi Investasi Hijau Di Indonesia Rp 6.487,2 T