Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Patok Tahun Ini Pertumbuhan Cuma Minus 0,6 Persen
Sri Mulyani Ingin Posisikan Ekonomi RI Tahan Banting
Minggu, 25 Oktober 2020 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya minus 0,6 persen. Jika hal itu tercapai, bisa disimpulkan, perekonomian Indonesia tahan banting di tengah pandemi.
Kepala Staf Presiden, Moeldoko meyakinkan kondisi perekonomian Indonesia lebih baik dibandingkan negara lain meskipun pertumbuhan ekonomi diproyeksi alami kontraksi.
“Kondisi ini bukan hanya Indonesia, hampir semua negara di dunia mengalami kondisi ini,” ungkap Moeldoko dalam keterangan resminya di Kantor Staf Kepresidenan, baru baru ini.
Baca juga : Pansus KBN DPRD DKI Ingin Keluarkan Rekomendasi Win-win Solution
Moeldoko mengatakan, ekonomi Indonesia masih jauh lebih baik ketimbang negaranegara lain di Asia Tenggara. Kemudian, berada di peringkat ketiga diantara negara maju yang tergabung dalam G 20. Indonesia hanya di bawah Tiongkok dan Korea Selatan.
Moeldoko menuturkan, kontraksi ekonomi terjadi karena berbagai rencana dan program yang sudah disusun oleh pemerintah terganggu pandemi. Namun, pemerintah tetap berupaya mencapai target-targetnya.
“Presiden tidak pernah mengabaikan janjinya. Meski laju pertumbuhan ekonomi sempat tersendat, tapi Presiden tetap memegang visi mewujudkan lima arahan strategis menuju masyarakat Indonesia mandiri, maju, adil, makmur,” ujar Moeldoko.
Baca juga : Bogor dan Bayuwangi Punya Jurus Jitu Gerakan Ekonomi Di Tengah Pandemi
Lima arahan strategis itu, pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.
“Dalam menyiasati pandemi Covid-19, kita juga melakukan realokasi anggaran dengan memprioritaskan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Apa yang telah dicanangkan oleh Presiden semua pro rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya untuk menjaga perekonomian dalam negeri agar tetap aman terkendali.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya