Dark/Light Mode

Pembangunan Raih Penghargaan

Proyek Bandara YIA Minim Kecelakaan Kerja

Rabu, 30 Desember 2020 06:27 WIB
Piagam penghargaan anugerah K3 diberikan melalui virtual oleh Founder HSE Indonesia Hendrajati kepada Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta
Piagam penghargaan anugerah K3 diberikan melalui virtual oleh Founder HSE Indonesia Hendrajati kepada Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta

RM.id  Rakyat Merdeka - Proyek pembangunan bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulonprogo dinilai minim kecelakaan kerja.

PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai pengelola berhasil meraih penghargaan Anugerah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) dari HSE Indonesia.

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi menjelaskan, penghargaan ini diraih atas keberhasilan 16.733.967 Jam Kerja Aman Tanpa Fatality untuk Proyek Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.

"Ini merupakan apresiasi atas komitmen kami dalam mematuhi Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, serta penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) pada setiap aktivitas bisnis dan proyek pembangunan bandara yang dilakukan oleh perusahaan,” ujar Faik dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (29/12).

Berita Terkait : Calon Penumpang Disarankan Rapid Test Antigen H-1 Keberangkatan

Pencapaian ini menjadi pemicu Angkasa Pura I untuk terus menerapkan SMK3 secara konsisten. Perseroan juga ingin menciptakan lingkungan kerja yang aman, selamat, sehat dan nyaman.

"Tidak hanya bagi seluruh pegawai perusahaan namun juga bagi mitra kerja, pemangku kepentingan dan seluruh penumpang di bandara yang kami kelola,” tambah Faik Fahmi.

Ketua Umum HSE Indonesia Safria mengatakan penghargaan Anugerah K3 ini meliputi penghargaan atas penilaian minim tingkat kecelakaan dari penerapan SMK3 dan penghargaan untuk pembina K3.

Dalam pelaksanaan pembangunan YIA, Angkasa Pura I telah mampu menekan angka kecelakaan kerja hingga berdampak pada lancarnya proses pembangunan serta membawa pengaruh positif bagi perekonomian daerah.

Berita Terkait : Trafik Penumpang Di Bandara Angkasa Pura I Tembus 123.519 Orang

Piagam penghargaan diberikan melalui virtual oleh Founder HSE Indonesia Hendrajati kepada Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta.

Sebelumnya pada tanggal 6 Februari 2020, Proyek Pembangunan YIA juga mendapatkan apresiasi di bidang K3 dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penghargaan Nihil Kecelakaan atau Zero Accident Award diterima setelah Angkasa Pura I dinyatakan berhasil menjalankan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hingga 13.150.655 jam kerja terhitung sejak tanggal 15 November 2018 - 31 Desember 2019.

Prestasi ini sekaligus melengkapi daftar penghargaan di bidang K3 yang telah diterima sepanjang tahun 2020 dimana 13 bandara yang dikelola Angkasa Pura I berhasil meraih Bendera Emas Sertifikat SMK3 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker).

Berita Terkait : Angkasa Pura l Bangun Galeri UMKM Di 13 Bandara

Raihan dengan level Memuaskan ini diterima Angkasa Pura I berdasarkan hasil audit eksternal SMK3 untuk Kategori Lanjutan dengan 166 kriteria sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.

Adapun sebanyak 13 bandara yang peraih Bendera Emas SMK3 tahun 2020 ini yaitu : Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Lombok, Bandara Pattimura Ambon, Bandara El Tari Kupang dan Bandara Frans Kaisiepo Biak. [JAR]