Dark/Light Mode

Green Product Dan Green Economy Lagi Ngehits

Jokowi: Ayo Manfaatkan, Kita Punya Kesempatan Besar

Kamis, 21 Januari 2021 13:59 WIB
Presiden Jokowi berbincang dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di sela acara Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 pada Kamis, (21/01/ 2021), di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Biro Pers Setpres/Lukas)
Presiden Jokowi berbincang dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di sela acara Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 pada Kamis, (21/01/ 2021), di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Biro Pers Setpres/Lukas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ekonomi hijau dan ekonomi digital kini menjadi tren ekonomi yang tengah berkembang secara global, utamanya di negara-negara maju.

Dua hal ini harus dapat diikuti dalam jangka panjang oleh Indonesia, agar perekonomian nasional dapat selaras dengan perkembangan global.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 secara virtual, dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1).

Berita Terkait : Ucapkan Selamat Ke Biden, Jokowi Ajak Perkuat Hubungan Kemitraan

“Dalam jangka panjang, saya melihat kita memiliki kekuatan di green product dan green economy, yang saat ini menjadi perhatian semua negara kawasan,” kata Jokowi.

Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup, menjadikan produk dan ekonomi hijau terus berkembang. Pada tahap selanjutnya, hal tersebut akan turut memengaruhi ekonomi dan bisnis global, yang tentunya juga akan berdampak pada perekonomian Indonesia.

“Ini yang akan berkembang. Kita memiliki kesempatan yang besar masuk ke produk hijau dan ekonomi hijau. Baik dari sisi produksi, distribusi, dan konsumsi,” kata Presiden.

Berita Terkait : Korban Gempa Kangen Dilongok Jokowi

Selain ekonomi hijau, Presiden juga melihat bahwa di masa saat ini, semua sektor mau tidak mau harus masuk kepada tahapan digitalisasi. Di tengah melesatnya perekonomian digital dewasa ini, Kepala Negara menyebut bahwa industri dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Pemerintah, pendidikan, hingga sektor kesehatan semuanya harus masuk pada digitalisasi sehingga makin efisien, kompetitif, dan kita bisa bersaing dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Negara meminta seluruh pihak untuk dapat menjawab tantangan sekaligus peluang yang ada tersebut. Menurutnya, tahun 2021 ini dapat dijadikan momentum bagi semuanya untuk bangkit dan melewati masa krisis hingga menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara yang semakin tangguh dan maju.

Berita Terkait : Jokowi Minta Gubernur Kerja Keras Kencengin Protokol Kesehatan 3T-3M

"Tahun 2021 adalah momentum kita untuk bangkit. Jika kita mampu melewati masa krisis ini dengan baik, kita akan lebih siap menjawab tantangan-tantangan ke depan dan bertransformasi. Kita akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi baru, semakin tangguh, dan menjadi negara maju,” tegas Jokowi. [HES]