Dark/Light Mode

Dukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Tunggu Regulasi Pemerintah, KAI Siap Tempatkan GeNose C19 Di Berbagai Stasiun

Minggu, 24 Januari 2021 07:18 WIB
Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo (kanan) bersama Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri (tengah) menjajal alat deteksi Covid, GeNose C19 di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1). (Foto: Humas KAI)
Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo (kanan) bersama Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri (tengah) menjajal alat deteksi Covid, GeNose C19 di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1). (Foto: Humas KAI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mendukung penggunaan Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan KAI, untuk mendukung screening Covid-19 pada transportasi kereta api.

“Kami menyambut baik inovasi yang dihadirkan anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Berita Terkait : Dukungan Penanganan Sampah, KAI Resmikan TPST Simpel Di Bandung

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.

Sampel yang diuji GeNose C19 berupa embusan napas. Hasil tes dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit. Tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp 20.000 untuk satu kali tes, dengan akurasi di atas 90 persen.

Berita Terkait : BGS: Vaksinasi Untuk Lansia Tunggu Pfizer Dan AstraZeneca

Joni mengatakan, KAI berencana akan membeli GeNose C19, yang nantinya akan digunakan di berbagai stasiun kereta api.

"Saat ini, KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah, terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum," ujar Joni.

Baca Juga : Tim Nofi-Yulfadri Berang

Penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia, yang sedang digalakkan pemerintah pada masa pandemi Covid-19.

“KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi KAI, karena dapat menjadi salah satu yang pertama menerapkan inovasi tersebut," tutup Joni. [HES]