Dark/Light Mode

Jadi Obat Larangan Mudik

THR Lebaran Kerek Kinerja Konsumsi

Kamis, 15 April 2021 08:25 WIB
Beberapa hari menjelang Ramadan, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai ramai dikunjungi pengunjung. Banyak masyarakat yang membeli baju dan tas baru, Jumat 
(9/4). Meski tak seramai seperti masa sebelum pandemi, namun kondisi Pasar Tanah Abang kini kembali menggeliat. (Foto: Ng Putu Wahyu Rama/RM)
Beberapa hari menjelang Ramadan, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai ramai dikunjungi pengunjung. Banyak masyarakat yang membeli baju dan tas baru, Jumat (9/4). Meski tak seramai seperti masa sebelum pandemi, namun kondisi Pasar Tanah Abang kini kembali menggeliat. (Foto: Ng Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
Airlangga mengungkapkan, total penyaluran program perlindungan sosial diperkirakan mencapai Rp 14,12 triliun.

Pihaknya juga menyalurkan bansos beras bagi masyarakat selama Ramadan, melalui program bantuan beras sebesar 10 kilogram, masing-masing untuk para penerima kartu sembako.

Baca juga : Tetap Beroperasi, Garuda Dan ASDP Lagi Otak-atik Jadwal

Menurut rencana, penyaluran bantuan sosial beras akan dilakukan pada akhir Ramadan atau selama masa peniadaan mudik berlaku.

Semua kebijakan ini akan bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi selama Ramadan dan Lebaran, yang dilalui dengan adanya larangan mudik.

Baca juga : Lebaran Virtual Asyik, Asal Kuota Internetnya Disubsidi

Berdasarkan perkiraan, ekonomi bisa kembali ke level pertumbuhan pra Covid-19 sebesar 5 persen pada akhir tahun, jika tumbuh 6,7 persen di triwulan II-2021. ■ TIM

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.