Dark/Light Mode

Teten Harap Pelaku Pariwisata Bali Jangan Kendor Terapkan Prokes

Selasa, 8 Juni 2021 21:15 WIB
Menkop UKM Teten Masduki (tengah). (Foto: Antara)
Menkop UKM Teten Masduki (tengah). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengharapkan pelaku pariwisata di Bali untuk terus menggalakkan protokol kesehatan, sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke Pulau Dewata.

"Saya berharap kepada komponen pariwisata untuk terus mengkampanyekan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Termasuk juga meningkatkan vaksinasi kepada masyarakat di Bali," ujar Teten saat bertemu dengan komponen pariwisata dan Bali Tourism Board (BTB) serangkaian kunjungan kerjanya di Denpasar, Selasa (8/6).

Berita Terkait : Jabar Juara Covid, Anggota DPRD Ingatkan Jangan Lengah Terapkan Prokes

Teten mengatakan  pemerintah secara gencar juga melakukan tindakan untuk melandaikan pandemi Covid 19 dengan mengencarkan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat.

"Provinsi Bali menjadi salah satu prioritas untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakatnya, sehingga Bali bisa menjadi zona hijau dalam menerima kunjungan wisatawan," ujar Teten.

Berita Terkait : Teten: Vaksinasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Ia menambahkan penerapan protokol kesehatan di daerah-daerah tujuan wisata di Bali selalu menyediakan alat pencuci tangan dan cairan sanitizer bagi pengunjung.

Kunjungan kerja saat ini Teten didampingi Wakil Gubernur Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Ketua BTB Ida Bagus Partha Adnyana.

Berita Terkait : Menkop Ngebet Gairahkan Ekonomi Pulau Dewata

Teten mengatakan jika penerapan protokol kesehatan dilakukan di seluruh daerah wisata di Bali lancar, maka rencana mulai pembukaan kunjungan wisatawan pada Juli 2021 akan dapat juga berjalan lancar.

"Dengan dibukanya kunjungan wisatawan tersebut, maka pergerakan roda perekonomian saya yakin berputar lagi di Bali. Saya optimistis ke depan pasti pariwisata Bali akan bangkit lagi. Karena devisa untuk negara dari pariwisata cukup besar," ujarnya. [SRI]