Dewan Pers

Dark/Light Mode

Peran ISEI Bagi Perekonomian Nasional Terus Diperkuat

Jumat, 30 Juli 2021 13:01 WIB
Ketua ISEI yang juga Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Foto: ist)
Ketua ISEI yang juga Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) yang juga Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menekankan, perlunya memperkuat peran ISEI pada perekonomian, akademisi dan pengabdian kepada masyarakat.

"Setidaknya ada empat aspek utama yang perlu dilakukan oleh para pengurus ISEI di seluruh Indonesia," ucap Perry dalam diskusi publik BI-ISEI bertajuk Perekonomian Terkini, Prospek dan Respons Bauran Kebijakan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional secara virtual, Jumat (30/7).

Berita Terkait : Bank Mandiri Segera Hentikan Operasional Cabang Terakhir Di Serambi Mekah

Pertama, terus memperkuat sinergi ISEI untuk memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi. Kedua, mendorong inovasi dan kontribusi untuk mempercepat implementasi kebijakan reformasi struktural dalam mencapai Indonesia maju pada 2045. Antara lain melalui hilirisasi sumber daya alam ke sektor manufaktur untuk mengatasi kesenjangan ekonomi daerah. 

Ketiga, memberikan konrtribusi dan berperan dalam digitalisasi di berbagai aspek terutama ekonomi dan keuangan digital serta Pendidikan. "Yang terakhir atau keempat, mengoptimalkan pelaksanaan program pemberdayaan (empowerment) pengurus ISEI di pusat dan daerah," tegasnya.

Berita Terkait : Ini 3 Peran ISEI Dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Perry juga melantik tiga pengurus cabang ISEI, yaitu Bengkulu, Banyuwangi, dan Sangihe, yang diisi dari kalangan akademisi, bisnis (pelaku dunia usaha) dan pemerintahan (government).  

Perry juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus pusat dan pengurus cabang yang terus memperkuat peran ISEI untuk semakin berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional dan juga bagi dunia akademis. 

Berita Terkait : Pemerintah Cari Solusi Terbaik Masalah Perunggasan Nasional

Dalam tiga tahun terakhir, ISEI telah melakukan transformasi mulai dari perubahan AD/ART, termasuk penguatan kepengurusan ISEI di 47 cabang, dan pelaksanaan kajian publik sebagai bagian dari kontribusi ISEI dalam memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. [DWI]