Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ekonomi Melesat, Jangan Senang Dulu
Varian Delta Tidak Bisa Ditekan, Target Ambyar
Minggu, 8 Agustus 2021 05:20 WIB
Sebelumnya
Peningkatan bansos dibutuhkan untuk menjaga konsumsi masyarakat agar tetap tinggi. Di tengah penurunan pendapatan masyarakat karena ada PPKM.
Ekonom Chatib Basri mengakui, mobilitas menjadi sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, kebijakan ini menjadi dilema karena dengan mobilitas yang terlalu jauh memiliki risiko infected cases.
Sehingga pemerintah saat ini memberlakukan PPKM Level 4 yang sudah berjalan sekitar empat pekan.
Baca juga : Akidi Tio Disamakan Sarumpaet
“Jadi kalau yang kita bisa lihat dari sini, kita ingin menjaga pemulihan ke depannya (di kuartal III-2021) maka yang harus dilakukan bagaimana mobilitas berjalan tapi tetap aman. Itu kuncinya,” kata Chatib secara virtual, Kamis (5/8).
Dia menilai, ada dua solusi untuk menjaga mobilitas tetap aman, yakni menjaga protokol kesehatan secara disiplin dan vaksinasi.
Menurut Chatib, masyarakat Indonesia memang cukup sulit menjalankan kedisiplinan protokol kesehatan seperti masyarakat di Singapura dan Vietnam. Maka dari itu, vaksin menjadi suatu keharusan untuk menjaga mobilitas tetap aman.
Baca juga : Kapolri: Percepatan Vaksinasi Dan Penerapan Prokes Bisa Turunkan Level PPKM
“Kalau disiplinnya kurang, opsi kedua adalah percepatan vaksin. Kalau kita semua ingin menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang mulai baik ini di 7,07 persen, maka percepatan vaksin sangat penting,” ungkap dia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah berkomitmen terus memperkuat strategi pengendalian Covid-19.
Menurutnya, strategi ini merupakan necessary condition untuk percepatan pemulihan ekonomi ke depan. Angka kasus aktif akan ditekan lagi dan perekonomian bisa digenjot ke arah positif kembali (di triwulan selanjutnya).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya