Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah RI Kembali Masuk Jurang Resesi
Himbara Didorong Fokus Genjot Sektor Konstruksi
Senin, 9 Agustus 2021 05:23 WIB
Sebelumnya
Menurut mantan bos Bank Mandiri ini, permintaan kredit mulai banyak dari pelaku usaha di sektor riil. Hal ini karena merekaakan kembali berproduksi. “Ini semua menunjukkan pemulihan ekonomi secara agregat,” tegas Tiko.
Tiko juga mengingatkan perbankan agar tetap menyiapkan pencadangan sebagai antisipasi kenaikan kredit bermasalah. Pencadangan itu dibutuhkan agar keuangan perusahaan tetap stabil.
Tiko menjelaskan, Pemerintah juga terus menggenjot pembangunan infrastruktur. Khususnya yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Beberapa contohnya seperti proyek Tol Sumatera dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga : Peziarah Disemprot Disinfektan
“Ini diharapkan selesai tepat waktu dan bisa menjadi katalis untuk meningkatkan ekonomi semakin baik,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah juga menaruh harapan besar pada sektor properti, untuk bisa terus menjadi pendorong pemulihan ekonomi nasional. Dalam hal ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai bank BUMN yang memiliki core business dalam pembiayaan perumahan, diminta untuk tetap memiliki kinerja baik.
Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengamini, bahwa sektor properti menjadi salah satu lokomotif pendorong pulihnya perekonomian akibat dampak pandemi Covid-19. Karena bukan rahasia lagi, sektor perumahan memiliki multiplier effect terhadap 174 sub-sektor lainnya. Sehingga mendorong pertumbuhan sektor-sektor terkait. Seperti jasa real estate, perdagangan, jasa keuangan dan perbankan.
Baca juga : Berbagi Kegembiraan Lebaran Di Hongaria Dengan Opor Dan Ketupat
“Momentum pertumbuhan ekonomi yang sangat baik ini perlu dikawal oleh perbankan, agar bisa memenuhi target pemerintah hingga akhir tahun ini,” ucap Haru dalam kesempatan yang sama.
Mantan Direktur Keuangan BRI ini merincikan, sektor real estate atau perumahan mampu tumbuh sebesar 2,82 persen. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun lalu dan Kuartal IV-2020 yang masing-masing sebesar 2,31 persen dan 1,25 persen.
Sementara harga rumah secara nasional menunjukkan pertumbuhan yang relatif stabil, yaitu pada tingkat 5,02 persen year on year (yoy). Pertumbuhan ini didorong signifikan dari perumahan tipe 70 sebesar 6,08 persen.
Baca juga : Ogah Mikir Jadi Pemain Terbaik, Neymar Fokus Gondol Si Kuping Besar
Karena itu, Haru menegaskan, pertumbuhan sektor perumahan mempunyai peluang yang sangatbesar untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Untuk itu, BTN konsisten untuk tetap fokus pada pembiayaan perumahan, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Sementara, Ketua Himbara sekaligus Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan berbagai stimulus sehingga dunia usaha tetap bergeliat.
“Kami merasakan peran government investment di Himbara. Kami berkomitmen menyalurkan stimulus dengan selektif dan tepat sasaran,” tegasnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya