Dark/Light Mode

Dukung Vaksinasi, Jago Coffee Bagi-bagi Kopi Gratis Sebulan

Senin, 16 Agustus 2021 20:18 WIB
CEO dan Co-founder Jago Coffee Yoshua Tanu (Kiri). (ist)
CEO dan Co-founder Jago Coffee Yoshua Tanu (Kiri). (ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagai salah satu upaya mendukung Pemerintah mengejar targetvaksinasi, salah satu kedai kopi kekinian di Jakarta. Jago Coffee, mengadakan program bagi-bagi kopi gratis untuk masyarakat yang sudah divaksin Covid-19 melalui program ‘Vaccine For Caffeine’.

Program ini diusung Jago mulai 6 Juli hingga 30 Agustus 2021 mendatang. Melalui program ini, customer dapat membawa 1 cup gratis Jago Coffee tanpa harus melakukan pembayaran atau pembelian sebelumnya, ditambah lagi dengan gratis ongkos kirim untuk pemesanan melalui Jago Apps.

Baca Juga : Mari Bangun Kesadaran Sejarah Dan Nasionalisme Dengan Membaca

CEO dan Co-founder Jago Coffee Yoshua Tanu menjelaskan, program Vaccine For Caffeine ini merupakan apresiasi Jago Coffee terhadap masyarakat yang bersedia untuk divaksin khususnya di Jakarta.

Pihaknya berharap dengan percepatan program vaksinasi ini, akan terjadi penurunan yang signifikan dari kasus Covid-19. Menurut Yoshua ini penting dilakukan agar pandemi bisa segera berakhir. Sehingga dapat menyelamatkan para pelaku UMKM di Indonesia.

Baca Juga : Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Jabar Sebut 11 Prioritas Pembangunan 2022

"Untuk itu kami sangat mengapresiasi masyarakat yang sudah vaksin melalui program Vaccine For Caffeine, di mana kami akan memberikan kopi gratis bagi mereka sehingga nantinya dapat memotivasi masyarakat untuk segera melakukan vaksin,” tutur Yoshua.

Seperti diketahui, angka penyebaran Covid-19 mengalami trend kenaikan selama sepekan ke belakang.

Baca Juga : Muhyiddin Yassin Mundur, Anwar Ibrahim Ucapkan Terima Kasih

Untuk itu, Presiden Joko Widodo menginginkan program vaksinasi Covid-19 terus dipercepat. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan per 20 Juli 2021 pukul 18.00, total masyarakat yang telah melakukan vaksinasi dosis 1 hanya sekitar 20,34 persen.
 Selanjutnya