Dark/Light Mode

Serius Perangi Perubahan Iklim

Menteri LHK Ngarep Perjanjian Paris Rule Book Bisa Rampung

Senin, 13 September 2021 06:39 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nur­baya. (Foto: Istimewa).
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nur­baya. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
”Target bauran energi sebesar 23 persen pada tahun 2025. Dan akan terus ditingkatkan hingga 2026-2030,” tandasnya.

Sekretaris Eksekutif United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Patricia Espinosa menyatakan, langkah-langkah Indonesia sangat impressif dan patut diapresiasi.

“Capaian-capaian yang te­lah Indonesia kerjakan dalam penanggulangan perubahan iklim patut menjadi contoh bagi negara-negara lain di dunia,” kata Patricia.

Dia melihat, Pemerintah In­donesia sangat serius dalam isu penanggulangan perubahan iklim. Karena pencapaian yang dilakukan Indonesia tidaklah mudah, diperlukan kerja sama teknis yang baik lintas sektor.

Baca juga : Tol Cisumdawu Ditargetkan Segera Rampung

Dan juga dukungan politik yang kuat pada setiap penerbitan kebijakan-kebijakan terkait penanggulangan perubahan iklim.

Untuk diketahui, jelang Kon­ferensi Iklim COP 26 Glasgow, Menteri Siti menggelar per­temuan daring bersama Menteri ESDM Arifin Tasrif dengan Sekretaris Eksekutif UNFCCC Patricia Espinosa.

Langkah koordinasi ini juga diikuti 4 wakil Menteri, yaitu Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Wakil Men­teri Keuangan Suahazil Nazara, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansyuri dan Wakil Menteri LHK Alue Dohong

Hadir juga Duta Besar In­donesia untuk Jerman Arief Havas Oegroseno, Duta Besar Indonesia untuk Inggris Desra Percaya, dan juga National Focal Point Indonesia untuk UNFCCC Laksmi Dhewanti, juga para Dirjen dan Kepala Badan serta direktur dari empat kementerian tersebut.

Baca juga : Lestari: Perspektif Perempuan Harus Warnai Keputusan Politik Bangsa

“Pertemuan ini membahas tentang penyelenggaraan Con­ference of the Parties (COP) ke 26/ COP 26 di Glasgow, Ing­gris 31 Oktober –12 November 2021,” kata Siti.

Dijelaskan lebih rinci, pem­bahasan yang dilakukan me­nyangkut penjelasan tentang skenario, isu utama dan krusial tentang perubahan iklim, serta harapan kepada negara anggota di dunia.

Sebaliknya, semua peserta diskusi juga mendengarkan kemajuan agenda dan aksi pe­rubahan iklim di Indonesia dalam agenda lintas kemente­rian yang cukup solid di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, yang memberikan atensi besar mengenai agenda GREEN da­lam membangun Indonesia.

Siti mengatakan, delegasi Indonesia mengapresiasi kerja keras tim Sekretariat UNFCCC yang sedang mempersiapkan gelaran COP 26 ini.

Baca juga : Pertamina Dapatkan Tambahan Produksi 3.196 Barel Per Hari di Blok Rokan

“Indonesia sangat serius mem­persiapkan diri menjelang keikutsertaanya pada COP 26,” katanya. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.