Dark/Light Mode

Kadin Berharap Aksi 22 Mei Berjalan Damai

Senin, 20 Mei 2019 09:04 WIB
Wakil Ketua Kadin Jakarta Sarman Simanjorang. (Foto: Ist)
Wakil Ketua Kadin Jakarta Sarman Simanjorang. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta berharap aksi 22 Mei pada saat pengumuman hasil Pilpres oleh KPU berjalan damai. Pelaku usaha juga diminta menjalankan bisnisnya seperti biasa.

Wakil Ketua Umum Kadin Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, kekawatiran pelaku usaha menjelang pengumuman hasil Pilpres oleh KPU pada tanggal 22 Mei 2019 merupakan sesuatu yang wajar dan perlu disikapi dengan bijak. Pelaku usaha selalu mengharapkan situasi dan kondisi yang kondusif, aman, dan nyaman sehingga tidak mengganggu aktivitas bisnis dan perekonomian.

Baca juga : Bulan Ramadan, Sasa Fokus Jualan Santan

Terlebih, kata dia, Jakarta sebagai kota jasa, pusat perputaran uang dan ekonomi sehingga sangat sensitif dengan isu yang dapat mempengaruhi psiokologis pasar. “Perputaran uang Indonesia hampir 60 persennya ada di Jakarta. Ibukota juga menguasai hampir 17 persen ekonomi Indonesia. Kami berharap jika ada unjuk rasa agar tetap berjalan damai, aman, dan kondusif sehingga tidak terjadi hal hal yang dapat mengganggu ketenteraman ibukota,” katanya kepada Rakyat Merdeka, Senin (20/5).

Kendati begitu, dia meminta, pelaku usaha di pusat perdagangan dan mall, seperti pemilik toko, showroom, restoran, cafe dan usaha lainnya agar tetap buka sembari cermat membaca situasi dan kondisi menjelang pengumuman hasil Pilpres oleh KPU pada 22 Mei nanti, sehingga dapat mengantisipasi segala kemungkinan. “Kebetulan lokasi kantor KPU jauh dari pusat pusat bisnis,sehingga kalaupun ada kerumunan massa tidak akan mempengaruhi aktivitas bisnis,” katanya.

Baca juga : Berburu Rejeki di Bulan Puasa

Dia yakin aparat keamanan dapat mengawal pengumuman KPU secara profesional dengan mengedepankan dialog dan pendekatan yang persuaif, sehingga para pengunjuk rasa merasa nyaman menyampaikan aspirasinya. “Waspada boleh akan tetapi jangan terlalu khawatir, pelaku usaha harus optimis bahwa proses politik di Tanah Air akan berjalan dengan aman dan damai,” katanya.

Menurut dia, pesan positif harus dapat ditunjukkan kepada para investor sehingga setelah pengumuman hasil Pilpres mereka tidak ragu untuk segera menanamkan modalnya di Indonesia. Mereka butuh kepastian hukum, kebijakan yang pro bisnis dan pro dunia usaha, pelayanan dan kondisi yang kondusif.

Baca juga : Kasus Rommy, KPK Garap Sekjen Kementerian Agama

Dia berharap, di tengah gejolak perang dagang Amerika dan China ekonomi RI tetap tumbuh dengan baik. Dan, momentum Ramadan dan Lebaran dapat meningkatkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang nanti mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional triwulan II, lebih baik dari triwulan I sebesar 5,07 persen. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.