Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ekspansi Bisnis, Chandra Asri Raih Dana 3,5 Triliun Dari BNI

Selasa, 5 Oktober 2021 17:52 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan PT Chandra Asri Petrochemical, Tbk (TPIA) seusai penandatangan kerjasama, Selasa (5/10). (Foto: Dok. BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan PT Chandra Asri Petrochemical, Tbk (TPIA) seusai penandatangan kerjasama, Selasa (5/10). (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan PT Chandra Asri Petrochemical, Tbk (TPIA) menandatangani kerja sama fasilitas pembiayaan berskema term loan baru dengan balloon payment senilai total USD 250 Juta atau sekitar Rp 3,5 triliun.

Skema pembiayaan ini dibagi menjadi dua fasilitas. Pertama, fasilitas Term Loan 1 dengan maksimum USD 150 juta yang digunakan untuk membiayai buyback obligasi dan refinancing hutang eksisting perusahaan  dengan tenor tujuh tahun.

Berita Terkait : KPU Ngada Ajukan Dana Rp 37,1 Miliar

Kedua, fasilitas Term Loan 2 dengan maksimum USD 100 Juta, untuk membiayai kebutuhan pra operasi kompleks petrokimia kedua yang berskala global (CAP2) dengan tenor sepuluh tahun.

Kerjasama Chandra Asri dan BNI ini ditetapkan melalui penandatanganan Perjanjian Kredit oleh Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi 2 BNI Ditya Maharhani Harninda dan Director of Finance Chandra Asri Andre Khor Kah Hin serta Director of Human Resources & Corporate Affairs Chandra Asri, Suryandi di Jakarta, Selasa (5/10).

Berita Terkait : Baby Yummy Ciptaan Bisnis Menjanjikan Dan Bikin Bayi Sehat

Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir menjelaskan bahwa  pembiayaan ini merupakan komitmen BNI untuk menyasar segmen yang berisiko rendah, yaitu segmen nasabah korporasi yang termasuk ke dalam nasabah Top Tier. Pembiayaan ini merupakan langkah awal dari pengembangan bisnis antara BNI dan Chandra Asri.

“Kami mengharapkan BNI dapat menjadi preferred partner bagi perusahaan dan dapat memberikan Financial Solutions_ dengan menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan yang lengkap dan komprehensif bagi perusahaan," ujar Silvano," Selasa (5/10).
 Selanjutnya