Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Edukasi Masyarakat di Masa Pandemi Lewat Radio dan Webinar
Rabu, 28 Juli 2021 10:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bea Cukai Blitar bekerjasama dengan Radio Perkasa mengadakan talkshow bertemakan kemudahan impor tujuan ekspor bagi industri kecil menengah (KITE IKM) bertempat di Studio Radio Perkasa.
“Sangat bermanfaat, apalagi banyak media yang bisa kita maksimalkan untuk mengedukasi masyarakat. Semoga disambut baik oleh masyarakat, tentu dengan memanfaatkan segala pelayanan dan fasilitas yang kami berikan,” Kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Bea Cukai, Sudiro dalam keterangan tertulis pada media.
Baca juga : Ringankan Masyarakat Terdampak PPKM Level 4, Mensos Percepat Salurkan PKH Dan Sembako
“Dengan berbagai fasilitas yang diberikan, harapan kami IKM akan bangkit dan mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi, apalagi tata cara ekspor dan mendapatkan Surat Keputusan KITE IKM sangat mudah dan cepat,” jelas Sudiro.
Di Jawa tengah, Bea Cukai Kudus melakukan kegiatan sosialisai mengenai potensi dan realisasi penerimaan kepada mahasiswa Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, pada Kamis (22/07). Ini merupakan rangkaian acara Seminar Online Dema Fakultas Syariah IAIN Kudus yang mengangakat tema Potensi dan Realisasi Penerimaan Bea dan Cukai terhadap Pembangunan Daerah.
Baca juga : Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Astra Rogoh Kocek Rp 200 M
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tugas dan fungsi pokok Bea Cukai yang kaitannya dengan pembangunan daerah. Dalam kegiatan ini disampaiakn beberapa materi seperti potensi serta realisasi dari penerimaan Bea Cukai, potensi dan data Industri wilayah Kudus, penerapan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) dan pembekalan kepada mahasiswa terkait rokok ilegal.
“Semoga ini menjadi bekal yang baik bagi para mahasiswa, selain mengenal tugas dan fungsi Bea Cukai, kami harap para mahasiswa semakin mengenal potensi industri yang ada di wilayahnya, sehingga dapat mereka kembangkan nantinya,” pungkas Sudiro. (ARM)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya