Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sukses mencatat pertumbuhan laba bersih hingga 73,9 persen yoy, dari Rp 4,3 triliun di kuartal III-2020 menjadi Rp 7,7 triliun per kuartal III-2021.
Pertumbuhan laba ini ditopang oleh pertumbuhan Fee Based Income (FBI) 16,8 persen dan Net Interest Income 17,6 persen secara yoy.
Baca juga : Tembus Rp 1,5 T, Laba BTN Naik 35 Persen
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, pertumbuhan laba bersih BNI ini merupakan pembuktian perusahaan, untuk mampu bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19. Terutama pada kuartal III-2021 yang diiringi terjadinya lonjakan positif, sebagai puncak gelombang II Covid-19 pada Juli 2021.
"Pencapaian yang positif dan solid, merupakan upaya disiplin manajemen dan seluruh insan BNI, yang senantiasa bersinergi untuk mempercepat transformasi digital dan juga menghadapi dampak negatif dari PPKM dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19," terangnya dalam konferensi paparan kinerja kuartal III-2021 secara virtual, Senin (25/10).
Baca juga : Pasarnya Tembus Rp 3 Ribu T, Bisnis Tanaman Hias Digenjot
Royke menegaskan, pencapaian ini juga merupakan hasil dari transformasi digital BNI. Salah satunya ditujukan untuk penguatan kapabilitas dalam transactional banking.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya