Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP) bersama Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan Perutusan Tetap R.I. di New York telah menyelenggarakan Program Internasional Pendidikan Dasar Prakualifikasi Profesi Diplomat secara daring yang diikuti sekitar 500 mahasiswa (22/7).
Sejumlah diplomat senior berkenan berbagi pengalaman dengan para mahasiswa dengan menjadi narasumber pada kegiatan ini. Mereka adalah Dr. Haryo Budi Nugroho, S.H., LL.M, Counsellor Politik Perutusan Tetap R.I. di New York, Gulardi Nurbintoro S.H., LL.M., S.J.D. dan Mardhiah Ridha Muhammad, S.H. Keduanya pejabat di Kementerian Luar Negeri R.I. Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Pancasila, Prof. Dr. Edie Toet Hendratno, S.H., M.Si., FCBarb dengan sambutan selamat datang dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila sekaligus Kepala LHKI Universitas Pancasila, Prof. Dr. Eddy Pratomo, S.H., M.A.
Dr. Haryo Budi Nugroho memaparkan lingkup tugas urusan diplomatic berdasarkan the 1961 Vienna Convention on Diplomatic Relations” and the 1963 Vienna Convention on Consular Relations. Gulardi menjelaskan mengenai kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang diplomat. Sementara Mardhiah berbagi pengalaman mengenai pendidikan karir diplomat.
Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Edie Toet Hendratno menyampaikan, Program Internasional Pendidikan Dasar Prakualifikasi Profesi Diplomat ini merupakan suatu kegiatan yang sangat tepat dan baik untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar para mahasiswa Universitas Pancasila lebih siap dan mempunyai kemampuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
"Saya juga mendengar bahwa kegiatan Pendidikan Dasar Prakualifikasi Profesi Diplomat seperti yang dilakukan oleh FH UP bekerja sama dengan LHKI dan Kementerian Luar Negeri/PTRI New York kali ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia" Ucapnya.
Hal senada dikatakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Prof. Dr. Eddy Pratomo, S.H., M.A, Program Internasional Pendidikan Dasar Prakualifikasi Profesi Diplomat ini merupakan kegiatan yang sangat tepat dan baik untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills.
"Dengan kegiatan ini mahasiswa Universitas Pancasila lebih siap dan mempunyai kemampuan yang relevan terkait dengan diplomasi dan politik luar negeri" Harap Prof Eddy. (ARM)
Baca juga : Mentan Tinjau Kesiapan Kurban di Kota Makassar
RM.id Rakyat Merdeka -
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya