Dark/Light Mode

Demi Pulihkan Ekonomi

Sandi Sumbang Fasilitas Homestay Desa Senaru, Lombok

Jumat, 26 November 2021 00:14 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (tengah) saat berkunjung ke Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. (Foto: Dok. Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (tengah) saat berkunjung ke Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. (Foto: Dok. Kemenparekraf)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan fasilitas untuk homestay di Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dalam kunjungannya, beberapa waktu lalu. Sandi menegaskan, hadiah yang diberikan memang tidak seberapa. Namun hal tersebut bisa meningkatkan ekonomi dan juga membangkitkan perekonomian masyarakat desa.

“Awalnya saya akan menginap di homestay yang dibangun oleh Kemendes (Kementerian Desa) di desa ini. Tapi, ternyata fasilitasnya tidak ada,” katanya. 

Berita Terkait : Percepat Pemulihan Pariwisata, Sandiaga Uno Libatkan Milenial Dan Gen Z

Karena kondisi itu, Sandi pun memutuskan menginap di hotel yang tidak jauh dari lokasi tersebut. Setelah itu, Sandi kemudian memberikan enam set alat tidur, mulai dari kasur, bantal, dan lainnya, supaya homestay tersebut bisa langsung digunakan.

Sandi menegaskan, tempat wisata apalagi yang berstandar internasional, sudah harus memiliki standar yang sama. Selain membuat nyaman para wisatawan yang datang, hal tersebut juga bisa mengundang wisatawan lainnya untuk datang. "Soal pengembangan sektor pariwisata dan industri kreatif kita telah memegang tiga strategi, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," ujarnya.

Berita Terkait : Dorong Pemulihan Ekonomi, Menteri Bintang Ajak Para Intelektual Berpikir Kreatif

Dia menuturkan, dalam inovasi, timnya akan menggunakan big data untuk memetakan segi potensi ataupun penguatan. Bukan sekadar untuk bertahan, cara ini juga diyakini dapat menangkap peluang untuk menarik wisatawan domestik sebagai targetnya.

Dalam adaptasi, destinasi wisata harus menerapkan standar protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE). Ini sebagai langkah destinasi wisata untuk beradaptasi di tengah wabah Covid-19.

Berita Terkait : HR Path Siapkan Pendukung Fasilitas Kerja Jarak Jauh

Terkait kolaborasi, Sandi ingin mengedepankan komunikasi terbuka dan kerja sama antarpihak yang semakin bersinergi. Serta menghadirkan beberapa event ternama bersama stakeholder untuk kembali bersinergi menguatkan sektor andalan. Dia berharap, hal tersebut ada di semua desa wisata. [USU]