Dewan Pers

Dark/Light Mode

Total Kasus Omicron RI Kini Jadi 46, Karantina 10 Hari Sudah Tepat

Minggu, 26 Desember 2021 20:04 WIB
Ilustrasi vaksin Omicron (Foto: Istimewa)
Ilustrasi vaksin Omicron (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Sekadar latar, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi kasus pertama Omicron pada 15 Desember 2021, yang melibatkan seorang petugas kebersihan RSDC Wisma Atlet.

Pada 17 Desember, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 5 kasus probable, didapati 2 kasus yakni WNI dari Inggris dan Amerika Serikat terkonfirmasi positif.

Berita Terkait : Liburan Ke Luar Negeri, Giliran Karantina Cari Yang Gratis

Kemudian pada 22 Desember, Kemenkes kembali melaporkan tambahan 2 kasus baru Omicron.

Pada 23 Desember, ada tambahan 3 kasus baru yang berasal dari WNI yang baru saja kembali dari Malaysia dan Kongo.

Berita Terkait : Masa Inkubasi Omicron Lebih Singkat, Bagaimana Faktanya?

Selanjutnya, pada tanggal 24 Desember, Kemenkes kembali mengidentifikasi adanya tambahan kasus sebanyak 11 orang yang berasal dari pelaku perjalanan dari Turki, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan mencatat mayoritas kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia berasal dari pelaku perjalanan internasional (imported case). Oleh karena itu, pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara diperketat seiring semakin meluasnya penyebaran varian Omicron.

Berita Terkait : Bertambah 11, Kasus Omicron Di Indonesia Kini Jadi 19

Karena itu, Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak atau menunda melakukan perjalanan ke luar negeri. Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M serta segera ikut vaksinasi Covid-19. [HES]