Dark/Light Mode

Sengketa Lahan Harus Tuntas, Sertifikat Lahan Kudu Dikebut

Jokowi: Hadi Mantan Panglima, Pasti Menguasai Teritori

Rabu, 15 Juni 2022 14:38 WIB
Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, yang baru dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/6). (Foto: YouTube)
Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, yang baru dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/6). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, yang baru saja dilantik menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Menggantikan Sofyan Djalil. 

"Beliau ini kan dulunya mantan Panglima, pastinya menguasai teritori. Kita juga tahu, kalau ke lapangan, Pak Hadi sangat detail. Tadi malam, saya sudah pesan, agar urusan yang terkait dengan sengketa lahan sengketa tanah harus diselesaikan sebanyak-banyaknya. Begitu juga soal sertifikat. Harus sebanyak-banyaknya. Saya meyakini, Pak Hadi punya kemampuan untuk itu," beber Jokowi. 

Baca juga : Kenaikan Harga Tiket Candi Borobudur Ditunda, Haerul Amri: Ke Depan, Undang Pihak Terkait Duduk Bersama

Jokowi menambahkan, tugas tersebut juga meliputi urusan tanah dan lahan yang terkait Ibu Kota Negara (IKN).

Di Kementerian ATR/BPN, Jokowi tak hanya mengganti posisi menteri, tetapi juga wakil menteri. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surya Tjandra yang sebelumnya menjabat wakil menteri, kini digantikan oleh Sekretaris Dewan Pertimbangan DPP PSI Raja Juli Antoni

Baca juga : Jokowi Ajak Anak Muda Bumikan Pancasila

Hingga hari ini, Jokowi telah melakukan tujuh kali reshuffle di masa kepemimpinannya. Yakni pada 12 Agustus 2015, 27 Juli 2016, 17 Januari 2018, 15 Agustus 2018, 22 Desember 2020, 28 April 2021, dan 15 Juni 2022. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.