Dark/Light Mode

Didominasi Usia 41 Tahun Ke Atas

PNS Tak Siap Digitalisasi

Selasa, 26 Juli 2022 07:55 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. (Foto: Istimewa)
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Sedangkan, 40 persen lainnya mengatakan, beban kerja sama dan 30 persen memilih tidak menjawab.

“Dari data itu saja kita tahu, 30 persen ASN nggak ngapa-ngapain,” seloroh Bima.

Parahnya, para PNS ini enggan meningkatkan keterampilan digital dengan alasan faktor usia. “Itu mungkin bukan tidak mampu, tapi tidak mau belajar,” tegas Bima.

Baca juga : Elang Kartago Siap Beri Kejutan

Para PNS, dinilai Bima telah kehilangan motivasi belajar. Karena itu, tak seharusnya bekerja di lembaga pemerintahan.

“Kita tidak bisa berharap dengan orang-orang yang tidak ingin melakukan perubahan,” sesalnya.

Bima pun heran. Sebab, berdasarkan tingkat pendidikan, tercatat PNS lulusan S1 mendominasi dengan jumlah 2,2 juta orang.

Baca juga : Program Indonesia Makin Cakap Digital Digelar Di Makassar

Kendati mayoritas PNS berpendidikan tinggi, tapi Bima mengeluhkan kompetensi mereka yang buruk.

“Jadi, latar belakang pendidikan seperti tak berkorelasi dengan kompetensinya,” ucap Bima.

Dia pun memperkirakan, jumlah PNS akan berkurang drastis di masa mendatang. Nantinya, akan lebih banyak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca juga : Gus Jazil Dan Muzani Ziarah Bareng Ke Makam Kiai Dimyati Rois

Saat ini saja, jumlah PNS sudah berkurang banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dari semula 4,5 juta orang, kini ada 3,9 juta orang PNS. Sementara, PPPK saat ini berjumlah 351 ribu orang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.