Dark/Light Mode

Road To JMFW 2023 Fashion Show & Dialog

Mendag Zulkifli Hasan: Kuasai Pasar Global Dengan Kearifan Lokal

Selasa, 23 Agustus 2022 16:32 WIB
Mendag Zulkifli Hasan. (Foto: Ist)
Mendag Zulkifli Hasan. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Mendag Zulkifli Hasan mengajak para pemangku kepentingan terkait untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan JMFW guna mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia.

JMFW merupakan platform yang dibentuk Kementerian Perdagangan melalui Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan fesyen muslim Indonesia. Rangkaian Road to JMFW 2023 telah dimulai sejak April hingga September 2022 melalui berbagai kegiatan.

Ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Kementerian Perdagangan dalam mendorong jenama fesyen muslim Indonesia untuk bisa menembus pasar ekspor.

Baca juga : Mendag Zulkifli Hasan: Momentum Perluas Akses Pasar Dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Puncak penyelenggaraan JMFW tahun ini akan dilaksanakan pada 20-22 Oktober 2022 bersamaan dengan perhelatan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 Tahun 2022 yang bertempat di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor fesyen muslim pada semester I tahun 2022 tercatat sebesar 2,85 miliar dolar AS atau naik 39,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,04 miliar dolar AS.

Sedangkan tahun 2021, ekspor fesyen muslim Indonesia tercatat sebesar 4,68 miliar dolar AS atau naik 12,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,16 miliar dolar AS.

Namun, Indonesia masih berada pada posisi ke-13 eksportir pakaian muslim dunia, dengan pangsa berkisar 1,86 persen, atau berada di bawah RRT, Bangladesh, dan Vietnam.

Baca juga : Mendag Zulkifli Hasan Tegas, Tertibkan Dan Amankan

Adapun lima besar negara tujuan ekspor fesyen muslim Indonesia yaitu Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Kanada, dan Korea Selatan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa konsumsi fesyen muslim tidak selalu di negara-negara Asia dan Afrika, tetapi juga di Amerika dan Eropa.

Sejalan dengan upaya membuka akses pasar, Mendag Zulkifli Hasan akan melakukan Rapat Paripurna dengan anggota DPR dalam rangka pengesahan perjanjian kerja sama perdagangan internasional.

Yaitu, RUU tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement/RCEP) dan RUU tentang Pengesahan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Korea (Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement /IK-CEPA).

Baca juga : Potensi Ekonomi Digital Yang Menggirukan Perlu Dukungan Keamanan Data

“Melalui perjanjian perdagangan, pemerintah membuka 'jalan tol' bagi produk Indonesia untuk menembus pasar global tanpa hambatan. Diharapkan para pelaku usaha, termasuk di sektor fesyen muslim dapat memanfaatkan dan mengoptimalkan hasil perjanjian perdagangan sebaik-baiknya," tandas Mendag Zulkifli Hasan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.