Dewan Pers

Dark/Light Mode

Resmi Diluncurkan, Ini Kata Menteri BUMN

Program Solusi, Perbaiki Akses Solar Buat Nelayan

Minggu, 18 September 2022 07:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri) bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki (kanan) berbincang dengan nelayan yang membeli BBM bersubsidi Program Solar Untuk Koperasi Nelayan atau Program SOLUSI di SPBU Nelayan PPSC, Cilacap Selatan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (17/9/2022). (Foto: Antara/Idhad Zakaria)
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri) bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki (kanan) berbincang dengan nelayan yang membeli BBM bersubsidi Program Solar Untuk Koperasi Nelayan atau Program SOLUSI di SPBU Nelayan PPSC, Cilacap Selatan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (17/9/2022). (Foto: Antara/Idhad Zakaria)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi meluncurkan Program Solar Untuk Koperasi (Solusi) Nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kemarin.

Peluncuran Program Solusi nelayan ini juga dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, dan Anggota Komisi VI DPR Adisatrya Suryo Sulisto.

Erick menyampaikan, Presiden Jokowi menugaskan dirinya dan Teten mencari solusi dalam meningkatkan taraf hidup para nelayan. Diingatkannya, kesejahteraan nelayan harus menjadi bagian penting dari program Pemerintah.

Berita Terkait : Resmi Dibuka Sore Ini, Kejuaraan Wushu Nasional 2022 Digelar Di Surabaya

“Salah satunya, melalui Program Solusi Nelayan yang pada hari ini memberikan akses harga BBM (Solar) yang selama ini diperoleh nelayan dengan kisa ran harga Rp 7.000 hingga Rp 10 ribu per liter, hari ini kita pasti kan harganya Rp 6.800 per liter,” ujar Erick.

Dalam program ini, Pertamina menyalurkan langsung Solar bersubsidi ke SPBU Nelayan di bawah Koperasi Mino Saroyo yang beranggotakan 8.500 nelayan.

Pria kelahiran Jakarta itu menyampaikan, program inisiatif Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap para nelayan, di tengah kebijakan pengalihan subsidi BBM.

Berita Terkait : Erick Resmi Luncurkan Program Solusi Untuk Nelayan Di Cilacap

Program Solusi, disebut Erick dapat memperbaiki akses nelayan terhadap Solar. Sehingga, subsidi Solar bisa lebih tepat sasaran, dan langsung dialokasi kan kepada nelayan. Erick dan Teten juga memastikan, koperasi jadi ujung tombak, agar solar subsidi benar-benar tepat sasaran.

“Dengan koperasi, itu berarti ada nama, alamat, dan sistem digital. Jadi, kalau ada yang bawa jeriken itu tidak masalah. Karena ada barcode, datanya kelihatan,” ucap mantan Presiden Inter Milan itu.

Program Solusi Nelayan tak sekadar mendistribusikan Solar subsidi, melainkan juga membenahi model bisnis perikanan rakyat. Dengan melibatkan koperasi, sebagai agregator dan penjamin pertama bagi nelayan.

Berita Terkait : Teten-Erick Tancap Gas Percepat Program Solusi Solar Buat Nelayan

Bagi Erick, nelayan Indonesia adalah pelaut tangguh yang bukan sekadar membutuhkan subsidi. Namun juga, ekosistem bisnis perikanan rakyat yang sehat, dan berpihak pada nelayan.

“Dari Pak Teten, nanti koperasinya diberikan pembiayaan berupa modal kerja. Kami dari BRI, juga mendorong pembiayaan untuk nelayan. Lalu, ibu-ibu nelayan juga tidak ditinggalkan. Ada PNM Mekaar yang juga akan hadir,” beber Erick.

Selain itu, BUMN juga berupaya membuka akses pasar di dalam dan luar negeri. Serta melibatkan pihak swasta, sebagai offtaker atau pembeli hasil produksi para nelayan.
 Selanjutnya