Dark/Light Mode

Hadapi Tantangan Di 2024

RI Kudu Pasang Kuda-kuda

Jumat, 17 November 2023 07:30 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. (ANTARA/HO-BPMI Setwapres/aa)
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. (ANTARA/HO-BPMI Setwapres/aa)

 Sebelumnya 
Namun demikian, Munawar mengingatkan bahwa Indonesia juga memiliki berbagai kelema­han yang dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi ke depan. Termasuk, lemahnya infrastruk­tur yang harus terus diatasi.

“Di Indonesia ini nampak­nya ketimpangan antarwilayah itu sulit untuk diatasi karena konektivitasnya susah dan ini masih akan menjadi persoalan ke depan,” terangnya.

Kelemahan lain, lanjut Mu­nawar adalah tingginya angka kemiskinan dan pengangguran. Serta, ketimpangan antarke­lompok masyarakat dan antar­wilayah yang juga masih tinggi.

“Berikutnya yang agak meng­khawatirkan juga adalah per­soalan korupsi dan biaya proses politik yang tinggi,” cetusnya.

Baca juga : Pancasila Memperbaiki Satu Pandangan Dunia Berbasiskan Budaya dan Etika

Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koor­dinator Bidang Perekonomian Andriansyah, mengatakan, pi­haknya sudah memiliki strategi dalam mendukung penguatan ekonomi nasional.

Sesuai arahan Wapres salah satunya kemudahan dalam per­izinan berusaha.

“Kami akan terus mendorong kemudahan berusaha dan pening­katan investasi melalui implemen­tasi UU Cipta Kerja dan reformasi perizinan berusaha berbasis risiko (OSS),” rinci Andriansyah.

Strategi berikutnya, adalah penguatan daya beli masyarakat dan pengendalian inflasi melalui stabilisasi harga pangan dan pemberian bantuan sosial.

Baca juga : Ini Trik Jitu INACA Hadapi Tantangan Industri Penerbangan

Selain itu, penguatan daya saing dan nilai tambah industri juga akan terus dilakukan me­lalui revitalisasi sektor manu­faktur “Making Indonesia 4.0”, hilirisasi komoditas SDA, dan penataan National Logistics Ecosystem (NLE).

“Kami juga ingin mening­katkan ekspor dan menjaga resiliensi sektor eksternal me­lalui diversifikasi pasar ekspor, penguatan daya saing komoditas ekspor, Local Currency Transac­tion (LCT),” ucapnya.

Selain itu, sambung Andriansyah, upaya pemberdayaan UMKM juga akan terus di­lakukan dengan memberikan kemudahan perizinan, akses pembiayaan melalui KUR, UMi, Mekaar, dan LPDB.

Tak lupa, memanfaatkan digitalisasi, khususnya dengan mendorong UMKM. Juga, pe­ningkatan produktivitas SDM yang ditekankan melalui Program Kartu Pra Kerja, program pendi­dikan dan pelatihan vokasi, dan percepatan literasi digital.

Baca juga : Ancaman El Nino, Tantangan Besar Amankan Pasokan Pangan

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 17/11/2023 dengan judul Hadapi Tantangan Di 2024, RI Kudu Pasang Kuda-kuda

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.