Dark/Light Mode

Naskah Pidatonya Nyebar Di Medsos

Nadiem Mempesona

Minggu, 24 November 2019 05:15 WIB
Nadiem Makarim (Foto: Istimewa)
Nadiem Makarim (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerak-gerik Mendikbud, Nadiem Makarim selalu jadi perbincangan publik di media sosial. Yang terbaru, mengenai naskah pidatonya untuk memperingati Hari Guru. Banyak pihak terpesona dengan naskah pidato tersebut.

Nadiem sebenarnya belum membacakan naskah pidato itu. Karena pidato tersebut baru akan dibacakan, Senin besok, dalam upacara peringatan Hari Guru yang memang dilakukan setiap 25 November. Namun, sejak Jumat, naskah pidato Nadiem sebanyak dua halaman itu, sudah beredar luas di masyarakat.

Situs Kemendikbud mengunggah naskah pidato itu sejak Jumat lalu. Kemarin, akun Twitter resmi Kemendikbud, @Kemendikbud_RI, juga mengunggahnya. Isi nakhah pidato ini tidak biasa. Dalam bahasa bekennya, out of the box. 

Di bagian awal naskah pidato itu, Nadiem langsung bikin “gebrakan”. "Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati, biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke," demikian isi bait pertamanya.

Baca juga : Masuk Masjid Di Moskow Bisa Pake Sepatu?

Nadiem lantas menyampaikan perspektif baru tentang dunia pendidikan. Salah satunya soal tugas guru yang ia nilai sangat mulia, sekaligus sangat sulit. Sulit bukan karena tugas utamanya, tapi juga sering dibebani masalah administrasi yang njelimet. "Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu Anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas," tambahnya.

Nadiem menekankan, sebenarnya para guru sudah tahu bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian. Sayangnya, selama ini guru terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Ditambah lagi dengan desakan kurikulum yang padat, ukuran kemampuan berkarya, hingga tidak adanya kepercayaan untuk berinovasi.

Ia pun mengajak para guru menemukan bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri dan membantu guru lain yang mengalami kesulitan. Nadiem meminta guru melakukan perubahan kecil di kelas tanpa menunggu perintah terlebih dulu. Nadiem berjanji tidak akan pernah membuat janji kosong kepada guru.

"Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukanya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak. Selamat Hari Guru," pungkas Nadiem.

Baca juga : Disapa Mas Menteri, Nadiem Masih Kaku

Tak lama setelah naskah pidato diunggah akun @Kemendikbud_RI, postingan ini pun viral. Sampai pukul 9 malam tadi, sudah 2.100 warnaget mengunggah ulang naskah pidato ini. Ribuan warganet lainnya menyukai unggahan ini. Tak hanya itu, kata kunci dan tanda pagar 'Pak Nadiem' ikut trending.

Warganet ramai-ramai mengomentari pidato menyentuh dan memesona Nadiem. Salah satunya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, lewat akun twitter-nya @ganjarpranowo. "Pidato Pak Mendikbud ini 2 lembar, isinya langsung pada persoalan. Kalau dibacakan dalam upacara pasti cepat selesai. Simak baik-baik isinya! Apa komentarmu?" cuitnya Ganjar menyertakan teks pidato Nadiem.

Sebanyak 10 ribu lebih follower Ganjar menyukai, meretweet, dan memuji Nadiem. Seperti akun @r_bachtiar99. "Padat, Revolusioner, dan Visioner," pujinya singkat. Akun @y1dda mengamini. “What a great speech, Pak Nadiem! Andai mentri pendidikan dari dulu begini."

Akun @raidntargaryen mengaku bangga. "Kami bangga, harus punya ketertarikan untuk belajar, melalui guru murid akan sadar betapa pentingnya pendidikan, terimakasih Pak Nadiem," kata dia.

Baca juga : Cara Bangun Percaya Diri Remaja Di Medsos

Novelis @clara_ng menilai Nadiem memberi harapan pada dunia pendidikan di Indonesia. "Walaupun bukan guru, tapi membaca pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membuatku melihat secercah cahaya di ujung lorong," tulisnya. Akun @meidiawancs nyahut. "Pidatonya Mas Nadiem sebagai Mendikbud di Hari Guru Nasional oke juga nih. Ditunggu gebrakan selanjutnya, semisal, menaikkan kesejahteraan guru yang masih tertinggal jauh."

Tak ketinggalan, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, lewat akun @cakimiNOW juga turut mengomentari pidato Nadiem. "Baru baca pidato Mendikbud Nadiem di hari guru nasional, isinya biasa tapi memang keren! Saya setuju perubahan segera dimulai dari dunia pendidikan kita. Selamat hari guru, saya mohon maaf pada almarhumin guru-guru saya yang telah berpulang ke rahmatullah, alfatihah." [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.