Dark/Light Mode

Cegah Covid, Peniadaan Ganjil Genap Diperpanjang

Minggu, 19 April 2020 18:27 WIB
Ganjil genap ditiadakan sampai selama pandemi corona.
Ganjil genap ditiadakan sampai selama pandemi corona.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali memperpanjang peniadaan aturan ganjil-genap hingga 23 April 2020.

"Semula pencabutan ganjil genap sampai dengan 19 April 2020. Kemudian diperpanjang sampai 23 April 2020," ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Minggu (19/04).

Namun Fahri akan mengevaluasi peniadaan aturan plat nomor ganjil-genap selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Berita Terkait : Dua Hari Penerapan PSBB Tangsel: Jalanan dan Pasar Tetap Ramai, Pelanggaran Marak

Peniadaan ganjil-genap dimaksudkan untuk mendorong masyarakat menggunakan kendaraan pribadi guna menghindari penyebaran virus corona di angkutan massal dan di ruang publik.

Peniadaan ganjil-genap dilaksanakan sejak, Senin (15/04) guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menyampaikan peniadaan ganjil-genap di seluruh kawasan Jakarta.

Berita Terkait : Pegadaian Berikan Ventilator dan Makanan Gratis

"Kita menghapuskan dan mencabut kebijakan ganjil-genap di seluruh kawasan Jakarta. Masyarakat bisa memilih moda transportasi yang minim menularkan corona. Aturan ini akan kembali diberlakukan ketika kondisi penyebaran virus sudah dalam kendali," kata Anies.

Pemprov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tidak menggunakan transportasi umum dan menganjurkan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi saat COVID-19 merebak di Indonesia.

Masyarakat tetap dapat menggunakan transportasi umum yang tersedia, namun diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan. [KPJ]