Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tegaskan Manfaat KJP Plus & KIP
Anies Kuatkan Program Jokowi
Jumat, 8 Maret 2019 05:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tak hanya dalam tindakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Jokowi sejalan dalam pikiran dan kebijakan. Setelah sering jalan bersama-sama saat mengurus infrastuktur dan pembagian sertipikat, Anies ikut mendampingi Jokowi ngurusin soal pendidikan.
Rabu (6/3), Anies mendampingi Jokowi dalam acara pembagian bantuan pendidikan dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 3.300 siswa. Acara ini berlangsung di SLB Negeri Pembina, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang menerima bantuan KIP terbesar di Indonesia. Total ada 31.299 siswa SD, SMP dan SMA/SMK yang menerima bantuan dengan total anggaran Rp 4,11 triliun. Provinsi DKI sendiri punya bantuan serupa, yaitu Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Turun dari mobil, Jokowi disambut Anies. Dengan senyumnya yang merekah, Anies mengantar Jokowi ke aula. Ribuan siswa yang sudah menanti menyambut dengan tepuk tangan membahana.
Baca juga : Rame-rame Kader PDIP Bela Ganjar Pranowo
Dalam sambutannya, Anies menceritakan perjalanan kebijakan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan KIP. Kata Anies, sebelumnya, Pemprov melarang siswa penerima KJP Plus menerima bantuan lain seperti KIP. Larangan tertuang dalam Pergub 174 tentang KJP yang diterbitkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Anies kemudian merevisi aturan tersebut. Jadi, siswa yang menerima KJP Plus bisa juga menerima KIP sekaligus. "Alhamdulillah, mulai tahun lalu, KIP sudah bisa dibagikan di Jakarta," kata Anies, disambut tepuk tangan.
Anies mengatakan, merevisi peraturan itu memang salah satu janji kampanyenya saat mengikuti Pilgub DKI 2017. Sehingga, para siswa bisa menikmati bantuan dari pemerintah pusat. "Mudah-mudahan, dengan adanya sumber bantuan lebih banyak, anak-anak bisa menuntaskan pendidikan lebih baik, berkualitas hingga tuntas, sehingga bisa memiliki masa depan cerah," kata Anies.
Anies menegaskan, pemanfaatan KIP sudah benar-benar dirasakan secara nasional, termasuk oleh warga Jakarta. Nantinya, sumber bantuan yang lebih beragam, diharapkan dapat meningkatkan pendidikan yang lebih baik bagi siswa kurang mampu.
Baca juga : PBB Semakin Terbuka Dukung Jokowi-Ma’ruf
Sementara, dalam sambutannya, Jokowi berpesan kepada siswa penerima KIP agar belajar dengan rajin. Apalagi, setelah adanya tambahan bantuan melalui KJP Plus. "Belajar yang rajin, karena di Jakarta sudah dapat KJP Plus. Kemudian, dari pemerintah pusat, juga dapat KIP. Artinya, anak-anak tugasnya hanya belajar yang rajin, supaya prestasinya baik," kata Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta yang pertama kali mengeluarkan KJP ini mengingatkan, agar siswa memanfaatkan bantuan tersebut untuk keperluan pendidikan seperti beli buku, sepatu, seragam dan tas. Dana bantuan tidak boleh digunakan untuk keperluan lain di luar peruntukan, seperti untuk beli pulsa atau HP.
"Kalau di luar itu nanti kartunya kita cabut," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi meminta sejumlah pelajar maju dan berdialog dengannya. Salah satunya, Mega Silvia, pelajar SMK kelas XII Jurusan Perkantoran. Kepada Jokowi, Silvia mengaku, selepas lulus SMA berniat langsung mencari pekerjaan.
Jokowi kemudian menyampaikan, apabila Silvia maupun para pelajar lain ingin meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, pemerintah akan menyiapkan sebuah program baru dengan memberikan bantuan pembiayaan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Yaitu KIP untuk kuliah.
Baca juga : PDIP: Menteri Amran Berhasil Terjemahkan Keinginan Jokowi
"Anak-anak yang ingin kuliah nanti bisa pakai KIP kuliah," ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan. Menurutnya, yang terpenting adalah semangat anak-anak Indonesia untuk terus belajar dan berprestasi, harus terus terjaga.
Dengan dikeluarkannya KIP Kuliah, anak Indonesia yang kurang mampu bisa terus mengenyam pendidikan hingga jenjang kuliah. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya