Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemerintah Sanggup Suntik Vaksin 16 Juta Orang Sebulan
Sabtu, 19 Desember 2020 09:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Budi Gunadi Sadikin optimistis, Indonesia mampu melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 16 juta orang per bulan.
Angka tersebut didapat setelah ia melakukan pengecekan ke seluruh rumah sakit (RS) BUMN dan mengontak asosiasi RS swasta.
Dari hasil pantauannya, Budi mengungkapkan, total ada 11 ribu RS dan klinik yang siap memberikan vaksinasi. “Itu kapasitasnya sama dengan 16 juta suntikan per bulan,” katanya, di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Kementan Tingkatkan Mutu Genetik Sapi Perah Lewat Uji Zuriat
Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini juga telah memverifikasi data tersebut ke UNICEF, badan PBB yang selama ini aktif memberikan vaksin kepada masyarakat. “Saya tanya ke UNICEF, (data) ini bener nggak. UNICEF bilang benar,” ujarnya.
Dijelaskan Budi saat rapat bersama anggota Komisi IX DPR pada Kamis (10/12), jumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan (faskes) yang mampu melakukan vaksinasi telah meningkat dari yang sebelumnya.
Saat itu, ada 10.914 rumah sakit dan faskes yang bisa melakukan vaksinasi. Meski memiliki kemampuan memberikan vaksinasi dalam jumlah besar, ia menyebut, masalah terletak pada jumlah vaksin yang diperoleh.
Baca juga : Pemerintah Bentuk Lembaga Investasi, Ini Tugasnya
Sejauh ini, pemerintah telah memesan sebanyak 155,5 juta dosis vaksin. Meliputi, vaksin Sinovac sebanyak 125,5 juta dosis dan vaksin Novavax 30 juta dosis.
Di luar pesanan yang sudah pasti (firm order) tersebut, pemerintah juga akan menambah pengadaan vaksin sebanyak 116 juta dosis.
Terdiri dari vaksin produksi Pfizer sebanyak 50 juta dosis, AstraZeneca 50 juta dosis, dan Covax atau Gavi 16 juta dosis. Mantan Direktur Utama PT Inalum itu mengungkapkan, total vaksin Corona yang sudah dipesan yaitu 261 juta vaksin.
Baca juga : Yakinkan Masyarakat Jateng, Ganjar Siap Disuntik Vaksin Duluan
Angka itu lebih banyak dari kebutuhan Indonesia, yaitu 246 juta vaksin. Sementara Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menegaskan, vaksinasi akan diberikan kepada seluruh masyarakat.
Dia menyebutkan, vaksinasi gratis itu dilakukan guna mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap penularan virus corona. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya