Dark/Light Mode

Waspada, 10 Negara Pasok Mutasi Virus Corona

Pandemi Bisa Tambah Buruk

Sabtu, 8 Mei 2021 07:44 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito (Foto: Covid19.go.id)
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito (Foto: Covid19.go.id)

 Sebelumnya 
Kedua, varian of interest, yaitu virus yang mengalami perubahan genetik, tetapi karakteristiknya masih belum bisa dipastikan. “Yang menjadi catatan ialah perubahan karakteristik di setiap varian berbeda-beda,” terang Wiku.

Pada prinsipnya, virus Corona adalah salah satu bentuk virus RNA yang secara alamiah jumlah kejadian mutasinya lebih banyak daripada jenis virus DNA. Karenanya, sangat wajar jika kemunculan variannya berkembang sangat cepat saat ini.

Baca juga : Wagub DKI Was was Mutasi Corona Dari India Masuk Ke Jakarta

“Kembali saya ingatkan, virus tidak mengenal batas teritorial. Setiap negara saling terhubung. Salah satu upaya mengendalikan varian virus, khususnya yang sudah pasti meningkatkan infeksi, adalah dengan mengatur mobilitas luar negeri,” imbau dia.

Wiku mengungkapkan, berdasarkan data dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan, terdapat 10 negara asal kedatangan dengan kasus positif terbanyak selama periode 28 Des 2020 sampai dengan 3 Mei 2021. Yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Malaysia, Qatar, Mesir, Jepang, Singapura, Kongo, dan Lebanon.

Baca juga : Waspada Tsunami Virus Corona, Disiplin Warga Indonesia Dan India Cuma Beda Tipis

Selain itu, ada lima negara teratas yang menjadi sumber positif WNA berdasarkan kewarganegaraan, yakni India, UEA, Qatar, Jepang, dan Turki.

“Ke depannya kita terus melakukan berbagai intervensi pencegahan demi pengendalian Covid-19 yang baik. Tidak hanya mengatur mobilitas perjalanan. Tetapi, juga meningkatkan upaya Whole Genome Sequencing (WGS). Peningkatan kualitas dan inovasi pada pelayanan kesehatan dan alternatif pengobatan,” tandasnya. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.