Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mutasi Corona Banyak Di Sumatera
Penjagaan Pelabuhan Diperketat
Senin, 10 Mei 2021 07:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kasus mutasi Covid-19 banyak ditemukan di Pulau Sumatera, terutama di Palembang, Sumatera Selatan. Karena itu, pemerintah memperketat arus warga di Pelabuhan Merak-Bakauheni, yang merupakan pintu keluar masuk pulau Jawa-Pulau Sumatera, demi mengantisipasi penularan kasus varian baru.
“Mutasi virus baru itu banyak kita identifikasi di Sumatera. Salah satu masuknya di Palembang,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Dermaga Eksekutif Merak, Kota Cilegon, Banten, kemarin.
Baca juga : Kata Menkes, Kasus Varian Baru Corona Banyak di Sumatera
Karena itu, dia meminta pihak pelabuhan mewaspadai para calon penumpang yang menuju Sumatera, maupun sebaliknya. Dia juga meminta para penumpang yang datang, khususnya dari Sumatera, dites.
“Bapak ibu betul-betul jaga orang yang balik lagi dari Sumatera, yang masuk sini. Kalau bisa di-swab antigen, supaya kita tahu. Jangan sampai pergerakan itu meningkatkan laju penularan,” tegasnya.
Baca juga : Pacaran Sehari Doang
Mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero) ini mengingatkan masyarakat, agar selalu mematuhi protokol kesehatan, mencakup memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M). “Jangan bosan mengingatkan penumpang untuk memakai masker,” imbaunya.
Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga meminta petugas di pelabuhan lebih waspada menjelang hari H Idul Fitri 1442 H. Kewaspadaan itu ditingkatkan seiring keinginan mudik mendekati Lebaran biasanya semakin kuat.
Baca juga : Masih Parah, Corona Tulari Nyaris 20 Juta Warga India
Kebiasaan pemudik di Pelabuhan Merak mendekati hari H Lebaran adalah melakukan perjalanan menjelang malam dan dini hari. Petugas di lapangan pun diminta mengantisipasi lonjakan pemudik yang masih nekat.
“Mudik di tahun-tahun sebelumnya kecenderungannya akan semakin ramai pada saat menjelang malam dan menjelang pagi. Ini yang tentunya rekanrekan harus hadapi beberapa hari terakhir,” perintah Sigit.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya