Dark/Light Mode

Anggarkan Rp 16,78 Miliar, PUPR Bangun Rusun Sekolah Seminari Di NTT

Kamis, 13 Mei 2021 00:25 WIB
Maket rusun sekolah berchmans todabelu di NTT
Maket rusun sekolah berchmans todabelu di NTT

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian PUPR akan membangun satu tower rusun sekolah seminari tertua kedua di Indonesia, yakni Sekolah Berchmans Todabelu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).  Rusun sekolah ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung senilai Rp 16, 78 miliar.

“Kami berupaya memberikan bantuan hunian layak untuk meningkatkan pendidikan di NTT. Salah satunya, Rusun untuk seminari,” ujar Direktur Jenderal Perumahan, Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/5). 

Menurutnya, pembangunan rusun akan dilaksanakan secara merata dan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak. Hal tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menyediakan hunian yang layak bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berita Terkait : Anggarkan Rp 19,5 Miliar, PUPR Mulai Bangun Rusun TNI Di Gorontalo

Sementara itu, Kepala  Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II, Yublina D Bunga menyatakan,  pembangunan Rusun Sekolah Seminari ini akan dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II dan ditandai dengan pelaksanaan ground breaking  di Desa Mataloko, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Peletakan batu ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Provinsi NTT, Josef Nai Soi, Wakil Bupati Ngada, Rymundus Bena, Ketua DPRD Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu dan Romo Gabriel Idrus,pr di keempat sudut lalu diikuti oleh Kepala BP2P Nusa Tenggara II Yublina D. Bunga, Perwakilan dari Kontraktor Penyedia Jasa dari PT. Pubagot Jaya Abadi dan Ketua Panitia acara 100 tahun Seminari Berchmans Todabelu di bagian tengah lokasi. Batu-batu yang digunakan pada acara seremonial ini sebelumnya telah dilakukan ritus adat dan doa pemberkatan terlebih dulu. 

Balai P2P Nusa Tenggara II juga telah melakukan penandatanganan kontrak pada 15 Maret 2021 dengan PT. Pubgot Jaya Abadi sebagai Kontraktor pelaksana pembangunan Rusun senilai Rp. 14,7 miliar dan PT. Buana Rekayasa Adhigana sebagai Management Konstruksi senilai Rp. 898 juta. Selain itu juga dilakukan penandatanganan kontrak meubelair dengan CV. Tiga Dua Satu pada 21 April 2021 lalu senilai Rp. 1,1 miliar.

Baca Juga : Korban Jiwa Tembus 250 Ribu Per Hari, India Belum Capai Puncak

Berdasarkan data yang ada, Rusun Sekolah Berchmans Todabelu ini akan dibangun secara Single Years Contract (SYC) Tahun 2021 yakni satu tower setinggi tiga lantai. 

Jumlah hunian terdiri dari 43 unit tipe 24 pendek. Balai P2P Nusa Tenggara II juga akan melengkapi setiap unit hunian dengan meubeler seperti tempat tidur, lemari, meja belajar dan kursi, juga kasur termasuk Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU). 

“Total anggaran pembangunan Rusun ini senilai Rp 16,78 miliar. Fasilitasnya sudah lengkap sehingga adik-adik yang akan bersekolah disini tinggal masuk dan belajar dengan baik," ujarnya. 

Baca Juga : Lima Tips Tampil Menawan Saat Lebaran Virtual

Wakil Gubernur, Josef Nai Soi juga menyatakan, pentingnya pembangunan Rusun bagi sekolah - sekolah di NTT. Hal itu diperlukan agar anak-anak didik bisa tinggal dengan baik dan memiliki pengetahuan, kemampuan dan juga sikap yang baik. 

“Pemerintah sangat mendukung sekolah - sekolah berasrama agar dapat mendidik dan membina murid-murid demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” harapnya. [MFA]