Dark/Light Mode

KemenPUPR: Gerakan Bangun Rumah Subsidi Ringankan Beban Masyarakat

Selasa, 18 Mei 2021 19:19 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Ilustrasi (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Pengelolaan dan Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap gerakan membangun rumah subsidi berkualitas dapat memberikan kontribusi pemerintah kepada masyarakat.

"Gerakan ini diharapkan dapat memberi kontribusi pemerintah untuk masyarakat, terutama dalam bentuk rumah bersubsidi," ujar Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Baca juga : Usai Lebaran, PUPR Lanjutkan Bedah Rumah Tidak Layak Di Riau

Arief juga menambahkan, bahwa untuk pelatihan 3.000 tenaga kerja manajemen konstruksi bagi pengembang akan dilaksanakan secara daring melalui 3 batch mengingat situasi pandemi sekarang. "Kami menggunakan pelatihan reguler dengan modul eksisting dari bina konstruksi dan ditambahkan modul aplikasi berbasis IT untuk pelatihannya," katanya.

Pelatihan tidak dipungut biaya dan meskipun pelatihan dilaksanakan secara daring, materi yang diterima peserta akan sama layaknya pelatihan reguler.

Baca juga : Lebaran Di Rumah, Anies Tidak Adakan Open House

Kementerian PUPR mencanangkan gerakan membangun rumah subsidi berkualitas sekaligus membuka pelatihan tersebut di Auditorium Kementerian PUPR, Selasa (18/5). Acara ini merupakan upaya Kementerian PUPR dalam memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan program perumahan ini masih tetap menjadi prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gerakan tersebut diwujudkan melalui bantuan pembiayaan perumahan oleh PPDPP, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (DJPI), Kementerian PUPR.

Baca juga : Bank Mandiri Siapkan Pembiayaan Ekosistem Solar Panel

Bantuan tersebut meliputi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Selain itu, penggunaan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPeTruk) juga turut mempermudah proses pembangunan rumah subsidi. Dengan aplikasi ini baik pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memastikan setiap proses konstruksi berjalan secara akuntabel dan transparan. [EFI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.