Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tanpa APBN, Proyek Kereta Api Makassar-Parepare Tetap Jalan
Kamis, 3 Juni 2021 22:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan yang memberikan dukungan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Indonesia Infrastructure Finance (PII), sehingga proyek Kereta Api Makassar-Parepare dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dapat terlaksana.
Hal itu disampaikan Menhub saat menyaksikan penandatanganan perjanjian pembiayaan proyek perkeretaapian umum Makassar-Parepare yang dilakukan antara PT Celebes Railway Indonesia (PT CRI) dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (PII) PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero dan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk, Kamis (3/6).
“Ini adalah contoh keberhasilan kita membangun proyek kereta api yang pertama kalinya dibangun oleh swasta, karena selama ini Pemerintah yang membangun dengan APBN,” kata Menhub.
Menhub menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan yang telah memberikan dukungan, sehingga proyek Kereta Api Makassar-Parepare dapat terlaksana.
Baca juga : Transaksi Di ATM Link Berlogo Mandiri Tetap Gratis
“Sebagaimana arahan dari Presiden Jokowi, bahwa kita harus berpikir kreatif agar proyek bisa tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran Pemerintah. Dengan pendanaan kreatif ini, maka proyek ini bisa terlaksana,” ucap Menhub.
Menhub mengatakan, Pemerintah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pihak swasta/badan usaha dan masyarakat, untuk turut berperan dalam penyediaan infrastruktur transportasi melalui skema Pembiayaan Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Dengan skema ini, diharapkan infrastruktur-infrastruktur yang memiliki kelayakan secara ekonomi dan komersial dapat segera terwujud.
“Saya mengajak investor untuk melaksanakan proyek-proyek transportasi lainnya melalui pendanaan kreatif seperti KPBU,” katanya .
Baca juga : Dengan Prokes Ketat, KPK Bolehkan Keluarga Jenguk Tahanan
Selain itu, Menhub juga akan membangun Pelabuhan Ambon Baru, Pelabuhan Tanjung Carat, Pelabuhan Anggrek, Pelabuhan Garongkong, dan yang sudah berjalan adalah Pelabuhan Patimban. Bahkan kita ada proyek di Palembang, Lampung dan Kereta Api di Kalimantan Tengah.
“Bila swasta punya minat untuk berinvestasi, kami bantu dan akan didukung oleh Kementerian Keuangan” tutur Menhub.
Dalam pelaksanaan proyek KPBU Kereta Api Makassar-Parepare ini, Kemenhub mendapat dukungan dari Kemenkeu melalui fasilitas Project Development Facility (PDF), di mana PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) ditugaskan sebagai pelaksana fasilitas.
Fasilitas PDF ini dimulai dari penyusunan Final Business Case (FBC), pendampingan dalam pengadaan Badan Usaha Pelaksana, sampai dengan tahapan pemenuhan pembiayaan (Financial Close).
Baca juga : Edan, Polisi Malah Balapan Di Jalanan
Dengan diperolehnya pembiayaan ini, diharapkan dapat mengurangi beban keuangan negara dalam membiayai pembangunan infrastruktur khususnya infrastruktur transportasi.
Pembiayaan atas proyek pembangunan jalur Kereta Api Makassar – Parepare di Sulawesi Selatan, akan dilakukan dalam 2 bagian.
Pertama, untuk membiayai konstruksi, pengujian dan uji coba, serta penyelesaian Emplasemen Stasiun Pelabuhan Garongkong sebagai salah satu bagian dari Prasarana Perkeretaapian Segmen B dan Prasarana Perkeretaapian Segmen F dari jalur kereta api Makassar – Parepare.Kedua, untuk membiayai bunga selama masa konstruksi, dengan menggunakan skema konvensional maupun syariah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Dirut PT. PP Novel Arsyad, Dirut PT. Celebes Railway Indonesia Helmi Adam dan Dirut PT. PII Muhammad Wahid Sutopo. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya