Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kudus Darurat Corona
Ganjar, Sepi Serangan Tapi Ramai Dukungan
Sabtu, 5 Juni 2021 07:20 WIB
Sebelumnya
Ganjar mengabarkan, pihak provinsi juga telah menyiapkan perawat, dokter, beserta anggarannya. Untuk dokter, sudah disiapkan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). "Kalau tidak, nanti dari Rumah Sakit Moewardi juga sudah siap," katanya.
Dengan hal ini, Ganjar nampaknya aman-aman saja. Buktinya, tidak ada kritikan keras apalagi makian atas ledakan kasus Corona di Kudus.
Baca juga : Ganjar Makin Tak Enak Sama Puan
Yang terjadi, Ganjar malah panen dukungan untuk maju di Pilpres 2024. Salah satu yang paling menonjol datang dari kelompok yang menamakan diri Ganjarist: Ganjar Pranowo Menuju Indonesia Satu. Mereka menilai kader banteng yang satu ini merupakan sosok yang tepat melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Kami menyepakati untuk mengusung Pak Ganjar Pranowo sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang kira-kira paling kompatibel yang bisa melanjutkan yang sudah dikerjakan Pak Jokowi. Ini saatnya berarti harus ada kandidat yang lebih fresh, lebih punya kapabilitas yang kira-kira kompatibel dengan Pak Jokowi," ucap Ketua Umum Ganjarist Mazdjo Pray, dalam jumpa pers di Hotel Neo+, Jakarta Selatan, Selasa (1/6).
Baca juga : 419 Rumah Khusus Warga Terdampak Bendungan Kuningan Hampir Rampung
Dukungan serupa juga bermunculan di dunia maya. Terutama setelah ada "peseteruan" Ganjar dengan Puan Maharani Cs.
Lalu, bagaimana tanggapan analis soal kejadian ini? Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari menyebut, ada dua faktor mengapa Ganjar tidak patut disalahkan. Pertama, lonjakannya terjadi di Kudus sehingga menjadi tanggung jawab bupati. Beda halnya jika kenaikannya di seluruh wilayah Jateng. Kedua, kenaikan di Kudus bukan kesalahan kepala daerah. Melainkan lebih kepada kenakalan masyarakat yang tetap ngotot mudik.
Baca juga : Libur Hari Lahir Pancasila, 17.650 Orang Kunjungi Ragunan
Soal potensi capres, Qodari menilai masih tergantung dari seberapa stabil elektabilitas Ganjar menuju Juni 2023, ketika pendaftaran dibuka KPU. Apakah bisa bertahan di tiga besar, bahkan lebih kuat, atau malah melempem. Untuk hal ini, masih banyak dinamika yang akan dilalui dalam dua tahun ke depan.
Hanya saja, Qodari menganggap sulit jika Ganjar mencalonkan diri melalui PDIP. "Karena berkonflik cukup dalam, dan serius dengan Puan. Jadi saya kira Puan akan menutup jalan bagi Ganjar. Kalau mau maju, ya harus dapat dukungan dari partai lain," ulasnya, saat dihubungi, tadi malam. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya