Dark/Light Mode

Menkes Tambah Kapasitas Laboratorium Untuk Penanganan Covid-19

Rabu, 4 Agustus 2021 22:43 WIB
Menkes, Budi Gunadi Sadikin
Menkes, Budi Gunadi Sadikin

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui kementerian kesehatan terus melakukan peningkatan kapasitas laboratorium kesehatan. Peningkatkan laboratorium akan memperkuat upaya penanganan Covid-19.

"Penguatan fasilitas kesehatan yang perlu dilakukan berada pada garis pertama penanganan Covid-19 adalah laboratorium kesehatan," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2021 dengan tema Peningkatan Efektivitas Pengawasan Ketenaganukliran di Era Pandemi yang dipantau di Jakarta, Rabu (4/8).

Menkes menuturkan, peningkatan kapasitas laboratorium meliputi dukungan sarana prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM) berkompeten dan teknologi.

Berita Terkait : Kemensos Respon Cepat Kasus Anak Ditinggal Orangtua Karena Covid

Adapun fasilitas pelayanan kesehatan dilaksanakan melalui peningkatan kapasitas ruang isolasi, laboratorium kesehatan, protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di rumah sakit serta tata laksana terapi Covid-19 di fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan meningkatnya kapasitas laboratorium untuk pengujian maka semakin banyak kasus positif Covid-19 yang ditemukan sehingga penyebaran dapat diprediksi dan diupayakan pengendaliannya.

Menkes menuturkan dukungan infrastruktur kesehatan juga dapat melalui kemitraan dan saat ini telah dilakukan berbagai upaya kerja sama antara pemangku kebijakan, pimpinan politik, peneliti, akademisi pelaku bisnis, masyarakat dan filantropis.

Berita Terkait : Kerja Nyata, Banteng Taput Buka Dapur Umum Untuk Pasien Covid-19

"Saya harap kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik sehingga dapat semakin menguatkan upaya kita dalam penanganan Covid-19," ujar Menkes dikutip Antara.

Terkait hasil tes PCR, kata Menkes, Pemerintah hanya mengakui hasil tes PCR dari sebanyak 742 laboratorium yang terafiliasi sebagai syarat perjalanan atau penerbangan.

Menkes mengatakan, kebijakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan setiap penumpang dalam berpergian serta menekan laju penyebaran virus Corona penyebab Covid-19. [MFA]