Dark/Light Mode

Polda Metro Sebut Mobilitas Warga Sangat Pengaruhi Kasus Covid-19

Selasa, 3 Agustus 2021 22:43 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Sambodo Purnomo Yogo
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Sambodo Purnomo Yogo

RM.id  Rakyat Merdeka - Mobilitas masyarakat sangat mempengaruhi angka positif harian Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya saat Pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kalau kita bandingkan angka mobilitas dengan angka penambahan kasus harian, maka sangat terlihat bagaimana korelasinya antara mobilitas itu sangat mempengaruhi perkembangan kasus Covid-19 harian," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/8).

Sambodo mengatakan, Covid-19 mempunyai masa inkubasi sehingga ketika mobilitas masyarakat meningkat maka sepekan berikutnya angka positif harian juga akan meningkat dan berlaku juga untuk sebaliknya.

Berita Terkait : Jangan Ngobrol Saat Makan Di Warung

"Ini membuktikan bahwa ketika mobilitas meningkatkan maka angka Covid-19 seminggu kemudian pasti meningkat. Ketika terjadi penurunan maka seminggu kemudian angka ini akan turun," tambahnya dikutip Antara.

Ia mengaku, telah mengevaluasi terkait jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta selama PPKM Level 4 dan data menunjukkan terjadi penurunan jumlah kendaraan sebanyak 52 persen.

Sedangkan saat penerapan dua pekan pertama PPKM Mikro tercatat ada penurunan kendaraan sebesar 36 persen hingga 39 persen.

Berita Terkait : Virus Sang Penjajah

Sementara untuk volume lalu lintas pemantauan dilakukan menggunakan kamera pengawas elekronik (ETLE) juga memperlihatkan penurunan mobiltas.

Sambodo menyebut penurunan mobilitas adalah bukti nyata bahwa masyarakat telah memahami pentingnya kebijakan PPKM yang diterapkan Pemerintah.

"Terima kasih kepada masyarakat selama masa PPKM Darurat baik minggu pertama dan kedua dan ketiga dan dilanjutkan di PPKM Level 4 di minggu pertama dan kedua itu terjadi penurunan mobilitas," pungkasnya.[MFA]