Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tatap Muka Dengan Pejabat Israel

Prabowo, Hatinya Ke Palestina

Senin, 22 Nopember 2021 08:10 WIB
Menteri Pertahanan, Letjen (Purn) Prabowo Subianto saat berbincang dengan Kuasa Usaha Israel untuk Bahrain, Italy Tagner di Manama, Bahrain. (Foto: Mazen Mahdi/AFP)
Menteri Pertahanan, Letjen (Purn) Prabowo Subianto saat berbincang dengan Kuasa Usaha Israel untuk Bahrain, Italy Tagner di Manama, Bahrain. (Foto: Mazen Mahdi/AFP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Foto Menteri Pertahanan, Letjen (Purn) Prabowo Subianto saat berbincang dengan Kuasa Usaha Israel untuk Bahrain, Italy Tagner yang tersebar di media sosial, jadi bahan gunjingan warganet. Banyak yang curiga dan usah dekat-dekat dengan orang Israel. Namun, melihat isi pidatonya di Bahrain, percayalah kalau Prabowo itu, hatinya tetap ke Palestina.

Saat ini, Prabowo sedang berada di Bahrain untuk mengikuti Forum Dialog The 17th International Institute Strategic Studies (IISS). Dalam acara tersebut, Prabowo sempat diberikan panggung menyampaikan sikap Indonesia untuk berbagai masalah dunia terkait masalah keamanan, keadilan hingga penegakan HAM.

Berita Terkait : Prabowo Tunjukkan Cintanya Ke Palestina

Sayangnya, pidato Prabowo yang cukup memukau itu, terganggu oleh fotonya dengan pejabat Israel yang tersebar di media sosial dan dipublikasikan oleh AFP. Dalam foto yang beredar, Prabowo sedang telibat perbincangan serius dengan Tagner. Keduanya dalam posisi berdiri dan berhadap-hadapan. Tagner membuka maskernya hingga ke dagu seperti tengah menjelaskan sesuatu ke Prabowo. Sedangkan Prabowo, yang tetap mengenakan masker, tampak mendengarkan.

Meskipun tidak dijelaskan apa yang sedang dibahas keduanya, namun beredarnya foto itu membuat curiga banyak orang di dalam negeri. Eks Presiden PKS, Tiffatul Sembiring sampai mengingatkan Prabowo untuk tidak bermain mata dengan Israel yang selama ini dikenal kekejamannya terhadap rakyat Palestina.

Berita Terkait : Mentan Lepas Ekspor Telur Tetas Ke Myanmar

“Hati-hati dikadalin. Normalisasi dengan Israel sama dengan mengakui Israel. Artinya, menyetujui status penjajahan Israel atas Palestina. Setuju penjajah, artinya melawan Pembukaan UUD 1945,” tulis Tifatul dalam akun Twitter miliknya @tifsembiring.

Pengamat internasional dari Universitas Al-Azhar Kairo, Hasmi Bakhtiar ikut memperingatkan Prabowo. “Sadat adalah pemimpin Mesir pertama yang secara resmi menyerah kepada Israel lewat perjanjian Camp David. Apa yang didapat Mesir dari perjanjian tersebut selain keterbelakangan dan kekacauan? Pak @prabowo jangan main api,” katanya lewat akun Twitter miliknya, @hasmibakhtiar.

Berita Terkait : Menhan Prabowo Punya Gen Brimob 

“Nggak ada visi dan misi menteri. Terlalu lancang Prabowo bertemu kuasa usaha Israel untuk Bahrain tanpa seizin Jokowi. Apa sudah nggak dianggap,” kata @Kaliaja13. “Main api pak, bentar lagi Pilpres,” cetus @UncleBee21. “Elektabilitas langsung anjlok,” timpal @Farrrham. “Kasihan Zon yang selama ini sudah caper ke kadr*n. Usahanya sia-sia,” sindir @S4ld1Ku2um4_162.

Usai foto itu viral dan mendapatkan kecaman, Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anjar Simanjuntak langsung memberikan klarifikasi. Dahnil membantah, pertemuan itu sudah direncanakan, seperti pertemuan bilateral kedua negara.
 Selanjutnya