Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mantapkan Kerja Sama Investasi RI-China

Potensi Pulau Bintan Dipromosikan Di Shanghai

Kamis, 30 Desember 2021 08:30 WIB
Dubes Djauhari Oratmangun di acara Promosi Ekonomi di Indonesia, di Shanghai, Selasa (28/12) (Foto: KBRI Beijing)
Dubes Djauhari Oratmangun di acara Promosi Ekonomi di Indonesia, di Shanghai, Selasa (28/12) (Foto: KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Promosi ekonomi Indonesia telah digelar di China Economic Summit, Shanghai pada Selasa (28/12). Acara ini diadakan oleh Asia Brand Group, China Association for Asian Economic Development (CAEDA) dan Taihe Group Limited yang diikuti lebih dari 200 pengusaha China.

Promosi ini ditujukan untuk menggali peluang kerja sama investasi dan perdagangan di Indonesia, khususnya di Pulau Bintan.

Dalam forum tersebut telah disepakati 3 MoU kerja sama senilai 1,76 miliar dolar AS untuk sektor keuangan, energi baru dan logistik sebagai komitmen para pebisnis Indonesia dan China untuk bersama-sama membangun Pulau Bintan.

Dubes Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun, bersama dengan Konjen RI Shanghai, Deny Wachyudi Kurnia, CEO Taihe Group Sukardi, Presiden Indonesia Chamber of Commerce in China (INACHAM), James Hartono dan Chairman INACHAM, Liky Sutikno bersinergi mempromosikan peluang ekonomi Indonesia di sektor-sektor yang juga menjadi kepentingan China.

Berita Terkait : Hadirkan Cita Rasa Indonesia, Salad Point ID Luncurkan Menu Indonesian Salad

“Selama ini China telah menjadi mitra utama investasi dan perdagangan bagi Indonesia. Di masa pandemi, hubungan ekonomi kedua negara semakin kuat dengan beberapa sektor kerja sama yang potensial untuk terus dikembangkan seperti energi dan infrastruktur,” ujar Dubes Djauhari.

Dubes Djauhari menambahkan penerbitan UU Cipta Kerja diharapkan dapat lebih mendorong minat para pengusaha China untuk memperluas maupun menjajaki peluang bisnis baru di Indonesia melalui berbagai insentif dan manfaat yang ditawarkan.

 

 

Berita Terkait : Canangkan Zona Integritas, Wamen ATR Buka Loket Pelayanan Baru Di Sultra

Dalam kesempatan tersebut, CEO of Taihe Group Shanghai, Sukardi, mempromosikan peluang investasi di Pulau Bintan kepada para pengusaha China yang menarik minat para calon investor China.

Di akhir Forum, Taihe Group berhasil menandatangani 3 MoU kerja sama investasi dengan mitra pengusaha dari China di bidang-bidang berikut:

1. Offshore Financial Center Project, dengan Asia Brand Group Holdings Co., Ltd. senilai 680 juta dolar AS.

2. New Energy Project, dengan Easypass Technology Co., Ltd. senilai 500 juta dolar AS.

Berita Terkait : Meningkatkan Kualitas Investasi Pada Pendekatan Yurisdiksi

 3. Logistics Port Project, dengan Shanghai Maolin International Trade Co., Ltd senilai 580 juta dolar AS .

Kolaborasi bersama Indonesia Incorporated antara Perwakilan RI di China dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk INACHAM maupun BUMN Indonesia di China merupakan salah satu upaya yang gencar dilaksanakan oleh KBRI Beijing maupun seluruh KJRI di China.

Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan diplomasi ekonomi bersama untuk ikut berkontribusi pada percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dalam rangkaian Summit, pihak penyelenggara telah menyampaikan penghargaan kepada Dubes Djauhari Oratmangun sebagai salah satu figur yang berperan penting dalam pengembangan hubungan ekonomi Indonesia–China. [SRI[