Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Trend Pencopotan Perdana Menteri Berlanjut Di Pakistan
Dimosi Tidak Percaya, Imran Khan Tumbang
Senin, 11 April 2022 08:11 WIB
Sebelumnya
Dilansir Aljazeera, total sudah ada 29 PM di Pakistan. Sebanyak 18 di antaranya terpaksa mundur karena terlibat kasus korupsi, kudeta militer dan pengunduran diri paksa. Satu PM tewas oleh pembunuh bayaran. Sementara 10 lainnya adalah PM sementara yang mengisi posisi sebagai pelaksana tugas, hingga PM yang resmi dipilih dalam pemilu awal.
Beberapa di antara PM Pakistan yang tidak menuntaskan masa pemerintahannya antara lain Liaquat Ali Khan, PM pertama Pakistan yang menjabat pada Agustus 1947. Ali Khan dibunuh pada rapat umum politik pada 16 Oktober 1951.
Baca juga : Parpol Koalisi Gibahin Luhut
Kepemimpinan kemudian diisi Khawaja Nazimuddin. Dia diberhentikan pada 17 April 1953 oleh Gubernur Jenderal Pakistan dengan tuduhan salah mengelola kerusuhan agama. Posisi PM kemudian diisi Muhammad Ali Bogra. Dia menjabat pada 17 April 1953 dan kemudian mengundurkan diri pada 11 Agustus 1955 karena ditekan anggota parlemen dari kubu oposisi.
Chaudhry Muhammad Ali kemudian mengambil alih. Namun dia hanya bertahan hingga 12 September 1956 karena digulingkan partai berkuasa.
Baca juga : Menteri Saudi: Mari Jalani Islam Dengan Moderat, Tidak Ekstrem Kanan Kiri
Lalu PM perempuan pertama Pakistan Benazir Bhutto menjabat pada 2 Desember 1988. Pemerintahannya diberhentikan pada 6 Agustus 1990 atas tuduhan korupsi. Dia kembali berkuasa untuk masa jabatan keduanya pada 19 Oktober 1993. Namun diberhentikan sekali lagi atas tuduhan salah tata kelola Pemerintahan pada 5 November 1996.
Pendahulu Imran Khan, Nawaz Sharif, terpilih pada 5 Juni 2013. Namun dia diberhentikan Mahkamah Agung Pakistan atas tuduhan menyembunyikan aset pada 28 Juli 2017.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya