Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mulai Bulan Depan

Korsel Perlakukan Pasien Covid Kayak Pasien Biasa

Jumat, 15 April 2022 22:35 WIB
Gambar aturan penggunaan masker di stasiun kereta bawah tanah di Kota Seoul, Korea Selatan.(Foto AP/Ahn Young Joon
Gambar aturan penggunaan masker di stasiun kereta bawah tanah di Kota Seoul, Korea Selatan.(Foto AP/Ahn Young Joon

 Sebelumnya 
Langkah-langkah terbaru itu diumumkan saat Korsel mencatat lebih dari 125.846 kasus harian varian Omicron. Jumlah itu menurun tajam. Sebelumnya, Korsel mencapai rekor kasus harian 621.187 pada 17 Maret lalu. Sementara jumlah kematian harian terbaru sebanyak 264 kematian terkait virus dalam 24 jam terakhir. Saat ini, sekitar 2.800 pasien masih dirawat di rumah sakit. Lebih dari setengahnya harus mendapat perawatan intensif.

Berita Terkait : Stok Aman, Kementan Kawal Ketersediaan Pangan Di Kalteng

Kendati akan melonggarkan pembatasan, Kwon meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap Covid. Dia menyebut, para pejabat di Negeri Ginseng akan kembali memperketat pembatasan jika kasus kembali meningkat.

Berita Terkait : Kemajuan Pendidikan Perlu Diimbangi Penguatan Karakter Bangsa

Kwon menambahkan, aturan pembatasan jarak sosial tidak akan diperpanjang. Karena menimbulkan kesulitan dan rasa frustrasi di tengah masyarakat. Selain itu, juga terjadi kerugian ekonomi. Terutama di sektor sektor jasa.

Berita Terkait : Dubes RI Untuk Kroasia Kenalkan Permainan Congklak Dan Tari Maumere

Pejabat Kementerian Kesehatan Korsel Son Young Rae menambahkan, langkah pembatasan jarak sosial menjadi kurang efektif sebagai cara untuk memperlambat penularan. Karena varian Omicron jauh lebih menular daripada varian virus sebelumnya.[PYB]