Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Sebelumnya
Kemlu China juga mengutuk keras serangan itu dan menuntut Pakistan menghukum para pelaku, melindungi warga China dan mencegah insiden serupa terjadi lagi.
“Darah orang-orang China tidak boleh ditumpahkan dengan sia-sia. Mereka yang berada di balik insiden ini pasti akan membayar harganya,” tegasnya, dilansir Reuters.
Baca juga : Pantau Stabilitas Pangan, Direktur Alsintan Keliling Pasar Aceh
PM Sharif langsung menenangkan China. Ia mengunjungi Kedutaan Besar China di Islamabad, Selasa (26/4), untuk menyampaikan belasungkawa.
Dilansir BBC, dalam langkah yang jarang dilakukan itu, dia menyerahkan pesan berupa tulisan tangan. Isinya, menegaskan kembali komitmen Pemerintahannya untuk melenyapkan semua militan dan teroris dari tanah Pakistan.
Baca juga : Prabowo Top Five Capres Dengan Tren Positif Di Dunia Maya
“Kami tidak akan beristirahat sampai pelakunya diburu dan diberikan hukuman yang setimpal,” tulisnya.
Kepala Menteri Provinsi Sindh, Syed Murad Ali Shah juga mengunjungi Konsulat China di Karachi (Ibu Kota Provinsi Sindh. Ia menyakinkan para diplomat Negeri Tirai Bambu bahwa Pakistan menghargai jasa para ahli China di Pakistan dan di provinsi itu. Ia juga menekankan, mereka yang terlibat akan diadili.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya