Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Dekat Masjid Nabawi

Tinjau Hotel Jamaah Di Madinah, Menag Puas

Minggu, 22 Mei 2022 20:47 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau hotel di Madinah yang akan ditempati jemaah haji Indonesia 1443 H/2022. (Foto Dok Kemenag)
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau hotel di Madinah yang akan ditempati jemaah haji Indonesia 1443 H/2022. (Foto Dok Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas merasa puas dengan fasilitas hotel bagi jemaah haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi. Karena posisinya yang tak jauh dari Masjid Nabawi

Gus Men, demikian ia disapa, meninjau langsung hotel di Madinah yang akan ditempati jemaah haji Indonesia 1443 H/2022. 

Menag mengunjungi Hotel Jiwar al Tsaqifah di wilayah Markaziyah Gharbiyyah. Jaraknya 180 meter dari Masjid Nabawi. Menag juga meninjau Hotel Riyadh Azzahra di wilayah Markaziah Syimaliah. Jaraknya 240 meter dari Masjid Nabawi.

Baca juga : Yaqut Tinjau Dan Tes Fasilitas Jemaah Haji Di Mekah

"Saya puas dengan kondisi hotel yang dikunjungi. Sebagian besar jaraknya dekat dengan Masjid Nabawi. Kondisinya juga siap menerima jemaah," ucap Gus Men, panggilan akrabnya, usai meninjau hotel di Madinah, Sabtu (21/5).

Menag tinjau hotel jemaah haji Indonesia di Madinah. (Foto Dok Kemenag)

Ikut mendampingi, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, dua Staf Khusus Menag Abdul Rohman dan Abdul Qodir, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta Kepala Kantor Urusan Haji Indonesia Nasrullah Jasam.

"Saya coba lift hotel juga masih terawat dan terlihat catatan servisnya rutin. Tempat makannya luas dan bersih," sambungnya.

Baca juga : Atlet Muda PB Djarum Boyong 9 Gelar Juara Di 3 Turnamen Eropa

Layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah menggunakan sistem full musim dan penyewaan blocking time.

Hotel yang disewa terpusat pada tiga wilayah, yaitu: Markaziyah Syimaliah, Markaziyah Gharbiah, dan Markaziyah Janubiah.

Total ada 29 hotel yang tersebar di tiga wilayah tersebut dengan kapasitas 24.315 jamaah haji. Jemaah haji di Indonesia akan tinggal paling lama sembilan hari di Madinah. Mereka akan menjalani ibadah Arbain (salat berjamaah di Masjid Nabawi dalam 40 waktu).

Baca juga : Lutfi Makin Sering Ke Pasar

Setelah itu, jemaah gelombang pertama yang lebih dulu ke Madinah, akan diberangkatkan ke Makkah untuk menjalani proses haji dan setelah itu kembali ke Tanah Air.

Sedang jemaah yang berangkat pada gelombang kedua, lebih dulu ke Makkah. Setelah proses haji, mereka diberangkatkan ke Madinah untuk menjalani Arbain, lalu kembali ke Tanah Air.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.