Dark/Light Mode

Politisi Kubu PM Modi Dituding Hina Nabi Muhammad

Hubungan India Dan Dunia Islam Tegang

Rabu, 8 Juni 2022 08:05 WIB
Masyarakat Muslim India menggelar protes atas pernyataan  dua pejabat partai berkuasa, Partai Bharatiya Janata  (BJP) yang dinilai menghina Nabi Muhammad, di Mumbai, India, Senin, 6 Juni  2022. (Foto AP/Rafiq Maqbool)
Masyarakat Muslim India menggelar protes atas pernyataan dua pejabat partai berkuasa, Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dinilai menghina Nabi Muhammad, di Mumbai, India, Senin, 6 Juni 2022. (Foto AP/Rafiq Maqbool)

 Sebelumnya 
Politikus perempuan itu juga meminta semua media untuk tidak mempublikasikan alamatnya. Sharma juga mengaku telah melaporkan ancaman itu ke polisi.

Sejumlah kalangan menyebut, komentar Sharma dan Jindal mencerminkan polarisasi agama yang mendalam di negara itu selama beberapa tahun terakhir. Ujaran kebencian dan serangan terhadap umat Muslim meningkat tajam sejak BJP berkuasa pada 2014.

Para ahli juga menambahkan, tanggapan BJP tidak cukup setelah masalah itu merambat ke ranah internasional. Indonesia pun mengutuk keras pernyataan yang merendahkan Nabi Muhammad tersebut. Pernyataan ini dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) lewat Twitter, Senin (6/6).

Baca juga : India Banjir Kecaman

Kemlu RI menyatakan, kritik itu juga telah disampaikan kepada Duta Besar India di Jakarta. “Indonesia mengutuk keras pernyataan yang merendahkan Nabi Muhammad SAW oleh dua orang politisi India. Pesan ini telah disampaikan kepada Duta Besar India di Jakarta,” cuit Kemlu RI.

Kuwait, Qatar, dan Iran misalnya, memanggil Duta Besar India. Negara-negara itu juga telah menyampaikan nota protes. Demikian juga Arab Saudi, juga mengecam pernyataan itu.

Qatar mengatakan, pihaknya mengharapkan permintaan maaf secara publik dari India. “Membiarkan pernyataan Islamofobia seperti itu berlanjut tanpa hukuman, merupakan bahaya besar bagi perlindungan hak asasi manusia dan dapat menyebabkan prasangka dan marjinalisasi lebih lanjut, yang akan menciptakan siklus kekerasan dan kebencian,” kata Kementerian Luar Negeri Qatar.

Baca juga : PBNU Apresiasi Puan Maharani Dukung Museum Nabi Muhammad Di Indonesia

Arab Saudi juga mengeluarkan pernyataan yang tegas. “Kementerian Luar Negeri mengecam pernyataan yang dibuat juru bicara BJP.”

Sementara Dubes India untuk Qatar, Deepak Mittal mengatakan, pernyataan politisi BJP itu tidak mewakili pandangan Pemerintah India. Para pemimpin senior BJP dan diplomat lainnya pun mengecam pernyataan kontroversial tersebut.

Sebanyak 57 anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Pakistan juga mengkritik India. Namun New Delhi memastikan, komentar kedua pejabat BPJ itu “tidak beralasan dan berpikiran sempit”.

Baca juga : Habis Mudik, Gus Halim Minta Anak Buahnya Gaungkan Desa Wisata Dan Produk Unggulan Desa

Sejumlah analis mengatakan, bahwa pimpinan partai dan Pemerintah mungkin harus membuat pernyataan publik tentang masalah ini. Jika tidak, kata mereka, akan berisiko merusak hubungan India dengan dunia Arab dan Iran.

Perlu diketahui, perdagangan India dengan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yang mencakup Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Bahrain, Oman, dan UEA, mencapai 87 miliar dolar AS pada 2020-21.

Jutaan orang India juga tinggal dan bekerja di negara-negara ini dan mengirim jutaan dolar dalam bentuk remitansi ke negara asalnya. Wilayah ini juga merupakan sumber utama impor energi India.■ 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.