Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Duta Besar Singapura Untuk Indonesia Anil Kumar Nayar
Pamitan Ke Ketua MPR, Jelang Terbang Ke Canberra
Rabu, 15 Juni 2022 07:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar bersiap melanjutkan tugasnya sebagai Dubes Singapura untuk Australia.
Sebelum berangkat ke Negeri Kanguru, pagi ini, dia bersilaturahmi, sekaligus pamitan kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo, di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (13/6).
Baca juga : Perkuat Kerja Sama Kebencanaan Jakarta-Tokyo
Nayar sudah 10 tahun menjadi Dubes Singapura untuk Indonesia (2012-2022).
Dia tercatat dua kali ngepos di Kedubes Singapura di Jakarta, dengan jabatan sebelumnya sebagai First Secretary pada 1995-2000.
Baca juga : Remaja Penabrak Polisi Di Kebayoran Baru Jadi Tersangka
Sehingga, total masa kerjanya di Jakarta berjumlah 15 tahun.
Tak heran, Anil pun merasa Indonesia adalah rumah kedua baginya. Ia mengaku, akan terus meningkatkan hubungan baik Singapura dengan Indonesia. Meski bertugas di negara lain.
Baca juga : Dorong WNI Manfaatkan Visa High Potential Individual
“Berat rasanya harus berpisah. Saya tidak akan melupakan Indonesia, yang sudah jadi seperti rumah kedua saya,” ujarnya.
Bamsoet menuturkan besarnya peran Nayar dalam mengeratkan hubungan kedua negara. Ia mencatat, sejak 2010 hingga kuartal pertama 2022, Singapura merupakan investor terbesar bagi Indonesia. Kecuali pada 2013, saat itu menduduki peringkat kedua.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya