Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dirawat Di Rumah Sakit, Najib Tak Diistimewakan

Jumat, 23 September 2022 05:34 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib divonis 12 tahun penjara atas kasus korupsi yang menjeratnya,  23 Aguatus 2022). (Foto Bernama)
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib divonis 12 tahun penjara atas kasus korupsi yang menjeratnya, 23 Aguatus 2022). (Foto Bernama)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak yang seharusnya dipenjara, sedang mendapat perawatan di rumah sakit (RS). Namun, Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin memastikan, terpidana kasus korupsi terkait 1Malaysia Development Berhad (1MDB) itu tidak mendapat perlakuan khusus.

Najib sebenarnya baru mulai menjalani vonis hukuman 12 tahun penjara, bulan lalu. Dan saat ini masih menjalani persidangan atas kasus korupsi lain yang masih terkait 1MDB. Namun saat ini, politikus Partai UMNO itu harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras (HRC) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Berita Terkait : Sidang Kasus Korupsi Najib Razak Ditunda

“Kami telah melakukan segala hal agar tidak ada perselisihan dari pihak manapun, dari keluarganya atau Najib. Tidak ada perlakuan spesial yang diberikan kepadanya (Najib),” tegas Khairy, mengutip Channel News Asia, 22 September 2022.

Kata Khairy, pihaknya telah menyiapkan perawatan yang diperlukan. Serta melakukan setiap tes yang diminta. Menurut dia, setelah dirujuk ke rumah sakit, Najib telah diberikan pelatihan untuk melakukan perawatan rehabilitasi mandiri. Karena itu, spesialis medis akan mengadakan pertemuan dengan keluarga Najib.

Berita Terkait : Akhir Pekan, Rupiah Masih Babak Belur

Pihaknya akan memberikan informasi pada keluarganya tentang kondisi kesehatan dan rencana perawatan terbarunya.

“Setelah pertemuan dengan keluarga, Najib akan dikirim ke Penjara Kajang, usai dokter spesialis memberikan nasihat medis untuknya,” ucapnya.

Berita Terkait : Kasus Covid Masih Aman

Dokter spesialis saat ini sedang mempersiapkan catatan medis untuk dibagikan dengan keluarga Najib selama pertemuan. Dia menjamin, tidak akan memakan waktu lama, Najib akan dikirim kembali ke penjara.
 Selanjutnya