Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Gara-gara Kebakaran Apartemen Makan Korban
Protes Lockdown Di China Meluas
Senin, 28 November 2022 07:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Protes terhadap kebijakan pembatasan Covid-19 di China terus meluas, dari Shanghai hingga ke kota-kota lain. Aksi protes itu merupakan efek dari kebakaran yang memakan ratusan korban jiwa.
Sabtu malam (26/11), sekitar 300 orang melakukan demonstrasi di Shanghai. Mereka memprotes kematian 10 warga dalam kebakaran apartemen di Urumqi, Xinjiang, pekan lalu.
Baca juga : Harita Group Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
Menurut massa, banyaknya korban jiwa dalam peristiwa itu merupakan efek dari kebijakan lockdown, di Negeri Tirai Bambu. Kepolisian setempat harus menggunakan semprotan merica demi menenangkan massa.
Di Nanjing, Guangzhou, dan lima kota lainnya, para pengunjuk rasa bentrok dengan polisi. Pengunjuk rasa yang mengenakan pakaian putih, berupaya membongkar barikade penutup.
Baca juga : Tim SAR Kembali Temukan 4 Jenazah Korban Gempa Cianjur
Di Shanghai, pengunjuk rasa berkumpul di Jalan Urumqi, pada tengah malam. Mereka membawa bunga, lilin, dan poster bertuliskan: “Urumqi, 24 November, mereka yang meninggal beristirahat dengan damai”.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya