Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Eksklusif Dengan Dubes Rusia Untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva
Kalau Barat Stop Kirim Senjata Ke Ukraina, Perang Sudah Usai
Senin, 12 Desember 2022 07:20 WIB
Sebelumnya
Apa alasan Barat ingin terus perang ini berlanjut?
Jawabannya sangat mudah. Karena kami menentang kekuasaan yang telah ada selama berabad-abad. Karena yang terjadi sekarang ini adalah masa transisi yang sangat menyakitkan bagi mereka. Dari dunia unipolar yang didominasi Amerika Serikat dan sekutunya, menjadi dunia yang multipolar.
Amerika Serikat mengusulkan satu model geopolitik. Dan model ini yang mereka anggap sebagai yang terbaik, paling demokratis. Mereka seperti bilang, “Anda kerjakan yang kami minta, maka Anda akan baik-baik saja. Jika Anda tidak melakukan apa yang kami minta, kami akan hancurkan Anda dengan militer atau sanksi ekonomi”.
Kami tidak setuju dengan itu. Mengapa? Mengapa Rusia harus mendengarkan Washington? Tentu saja, kami bertentangan dengan kepentingan nasional mereka. Amerika Serikat memiliki kepentingan nasional sendiri. Mereka mengejarnya dengan paksa. Dengan sanksi ekonomi, menghancurkan negara lain dan kita telah melihat banyak contohnya. Rusia mengusulkan model geopolitik lain bersama China.
Baca juga : Sung Y Kim, Dubes AS Untuk Indonesia: Biarpun Gugur, Setia Dukung AS
Model seperti apa?
Kami ingin persaingan yang adil berdasarkan hukum internasional. Berdasarkan Piagam PBB. Kekuatan baru, kekuatan ekonomi. Jadi semua orang sama. Mereka harus berdialog, bekerja sama, yang membawa manfaat bagi semua orang.
Pertanyaannya, mengapa hanya satu negara yang mendapat manfaat dari keseluruhan sumber daya, baik itu energi, tenaga kerja atau sumber daya manusia? Itu tidak bisa bertahan selamanya. Itu sebabnya kami juga menentang konsep tatanan dunia berbasis aturan ini.
Bukankah itu cukup bagus?
Baca juga : Frisian Flag Indonesia Luncurkan Gerakan Sarapan Keliling Penuh Nutrisi
Kedengarannya bagus. Tatanan dunia berdasarkan aturan. Kedengarannya indah. Tetapi jika Anda mencoba memahami esensinya, oke, siapa yang akan menulis ini? Akankah Indonesia? Tidak. Apakah itu Rusia? Tidak. Apakah itu China? Tidak.
Anda tahu, sekelompok kecil negara yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Mengapa kita perlu mengikuti aturan yang ditulis oleh orang lain, namun tidak bermanfaat bagi dunia internasional?
Bagaimana Anda melihat peran PBB?
Barat berusaha menghancurkan PBB. Tapi PBB tetap satu-satunya yang benar-benar membentuk mekanisme organisasi. Karena memperhitungkan semua suara. Tidak hanya dari negara pembuat peraturan. Tapi dari semua orang.
Baca juga : Peringati Bulan Bahasa, Pilih Kata Gemes
Itulah yang kami promosikan dalam sistem hubungan internasional. Bahwa setiap negara berhak melindungi keamanannya sendiri, merasa aman, tetapi dengan tidak merugikan negara lain. Itulah konsep keamanan yang tak terpisahkan.
Artinya setiap orang berhak. Bukan hanya satu atau 10 negara. Suara setiap negara besar atau kecil, harus didengar. PBB benar-benar menghadirkan kesempatan ini. Kalau demikin, pertanyaannya, mengapa kita membutuhkan aturan lain? Kita tidak membutuhkannya. Kami sudah punya aturan. Tapi, karena mereka merasa kalah dalam persaingan dengan aturan ini, mereka ingin memiliki aturan baru.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya