Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Korban tewas akibat gempa dahsyat bermagnitudo 7,8 yang mengguncang Turki dan Suriah, dilaporkan telah menyentuh angka 11.104.
Menurut laporan CNN International, sebanyak 8.574 di antaranya, atau mencakup 77,21 persen adalah korban meninggal di Turki. Sementara korban luka-luka di negara tersebut, nyaris 50 ribu orang.
Baca juga : Polisi Dibakar Hingga Tewas, Demonstran Peru Kian Brutal
Hal ini disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya, saat berkunjung ke daerah bencana di selatan Kota Kahramanmaras, dekat pusat gempa, Rabu (8/2) pagi waktu setempat.
Di Suriah, setidaknya 2.530 orang dilaporkan tewas di seluruh wilayah yang dikuasai pemerintah, juga area yang didominasi pemberontak.
Baca juga : Ringankan Korban Gempa Cianjur, Kalbe Terus Salurin Bantuan
Lembaga bantuan dan pekerja darurat memastikan, jumlah korban masih akan terus bertambah. Karena banyak orang masih terperangkap di bawah reruntuhan. Cuaca dingin juga menghambat upaya penyelamatan.
Kantor Berita Anadolu menyebut, setelah kunjungan ke Kahramanmaras, Erdogan akan melanjutkan lawatan Pazarcık, kota yang mengalami kerusakan besar setelah gempa. Juga Provinsi Hatay.
Baca juga : BNPB: Korban Jiwa Gempa Cianjur Kini 272, 165 Sudah Teridentifikasi
Selasa (7/2), Erdogan telah menetapkan status darurat selama tiga bulan di 10 provinsi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya