Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemikiran Politik Islam Imam Khomeini dan Relevensinya Dengan Politik Kontemporer
Sabtu, 10 Juni 2023 07:07 WIB
Sebelumnya
Pengaruh Pemikiran Politik Islam Imam Khomeini terhadap Iran
Pemikiran politik Islam Imam Khomeini memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap Iran. Berikut adalah beberapa dampak utama dari pemikirannya:
1. Revolusi Islam: Pemikiran politik Imam Khomeini menjadi landasan ideologis bagi Revolusi Iran tahun 1979. Revolusi ini menggulingkan rezim Shah Mohammad Reza Pahlavi yang dianggap otoriter dan pro-Barat, dan mendirikan Republik Islam Iran. Imam Khomeini menjadi pemimpin tertinggi negara dan pemimpin spiritual revolusi. Revolusi ini membawa perubahan sosial, politik, dan agama yang mendalam di Iran.
2. Sistem Politik dan Hukum: Pemikiran politik Islam Imam Khomeini membentuk dasar sistem politik dan hukum di Iran. Konsep “Wilayatul Faqih” diterapkan, yang memberikan otoritas politik kepada ulama yang dipilih sebagai Wali Faqih. Pemimpin tertinggi negara menjadi otoritas tertinggi dalam semua aspek politik, keamanan, dan kebijakan luar negeri.
Baca juga : Memperhatikan Hak Sosial-Budaya Non-Muslim
3. Hukum Syariah: Pemikiran Imam Khomeini juga mendorong implementasi hukum syariah secara lebih ketat di Iran. Beberapa sistem hukum Iran diubah untuk mencerminkan prinsip-prinsip Islam, termasuk hukum keluarga, hukum pidana, dan hukum perbankan. Sistem peradilan didasarkan pada prinsip-prinsip hukum Islam, dengan peran penting bagi ulama dalam menafsirkan dan mengimplementasikan hukum.
4. Peran Ulama dalam Pemerintahan: Pemikiran Imam Khomeini menguatkan peran ulama dalam pemerintahan dan politik Iran. Ulama memiliki posisi yang kuat dalam menentukan kebijakan politik dan memiliki kekuasaan dalam berbagai lembaga, termasuk Majelis (Parlemen) dan Dewan Wali Faqih. Keberadaan ulama di posisi kekuasaan politik dianggap sebagai penjaga dan pelindung prinsip-prinsip Islam.
5. Pengaruh Regional dan Global: Pemikiran politik Islam Imam Khomeini juga mempengaruhi gerakan Islam di seluruh dunia, terutama di Timur Tengah. Iran di bawah kepemimpinan Imam Khomeini mendukung gerakan perlawanan seperti Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Palestina. Iran juga menjadi pusat perhatian bagi kelompok-kelompok Islamis di berbagai negara yang terinspirasi oleh pemikiran politik Imam Khomeini.
Pengaruh pemikiran politik Islam Imam Khomeini terhadap Iran tidak dapat dipandang ringan. Pemikirannya membentuk fondasi ideologis negara dan mengubah lanskap politik, sosial, dan agama di Iran. Dampaknya terasa dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Iran, termasuk sistem politik, hukum, dan hubungan regional dan global.
Baca juga : Idamkan Politik Islam Berkeadaban, PPP Ngaji Pemikiran Al Ghazali
Wafatnya Imam Khomeini
Setelah 11 hari di rumah sakit, Khomeini wafat pada tanggal 3 Juni 1989, pada usia 86 tahun. Ketika ia meninggal dunia, berjuta-juta rakyat Iran mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhirnya di Behesyte Zahra, di luar Kota Teheran. Wafatnya Imam Khomeini merupakan kehilangan besar bagi Iran dan umat Islam secara keseluruhan.
Khomeini meninggalkan seorang putra, yaitu Ahmad Khomeini, dan tiga orang putri. Sebenarnya Khomeini mempunyai dua orang putra. Putranya yang lain, Mustafa Khomeini salah seorang ulama yang menonjol, telah lebih dahulu meninggal karena dibunuh agen-agen rezim Syah Iran, ketika ia bersama-sama ayahnya berada dalam pengasingan di Irak.
Baca juga : Lestari Ingatkan Stabilitas Nasional Topang Pertumbuhan Ekonomi
Khomeini meninggal dengan memberikan suatu keyakinan kepada kaum muslim di seluruh dunia bahwa ajaran Islam merupakan ajaran yang mampu menuntun manusia menuju kebenaran.
Setelah wafatnya, penerus politik dan spiritual Imam Khomeini adalah Ayatullah Ali Khamenei, yang saat ini menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya