Dark/Light Mode

Konflik Israel Vs Hamas Memanas, Saudi-Iran Makin Lengket

Jumat, 13 Oktober 2023 05:50 WIB
Presiden Iran Ebrahim Raisi (kanan) melakukan percakapan perdana dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, Rabu, 11 Oktober 2023, waktu setempat, lewat telepon. (Foto Arynews)
Presiden Iran Ebrahim Raisi (kanan) melakukan percakapan perdana dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, Rabu, 11 Oktober 2023, waktu setempat, lewat telepon. (Foto Arynews)

 Sebelumnya 
Sebagai informasi, Hamas (Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah) sejak tahun 2007 berkuasa di Jalur Gaza, setelah memenangkan mayoritas kursi di Parlemen Palestina pada pemilihan 2006, dan mengalahkan Fatah, faksi berkuasa di Palestina.

Pada Minggu (8/10), Israel menyatakan perang dengan Hamas dan mengumumkan blokade penuh atas akses air, listrik dan makanan di Jalur Gaza. Para pejabat Gaza melaporkan, lebih dari 1.000 orang tewas dalam serangan balasan Israel melalui serangan udara dan artileri.

Baca juga : PBB Kudu Hentikan Perang

Korban serangan Israel tidak hanya di Gaza, di wilayah lain Palestina, Tepi Barat, korban luka mencapai 130 orang. Ketika perang berkecamuk, kekhawatiran meningkat atas nasib setidaknya 150 orang yang disandera Hamas di Gaza. Para sandera itu adalah warga Israel dan warga asing dan yang berkewarganegaraan ganda.

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin dalam. Kemarin, jet-jet Israel terus menggempur daerah padat penduduk. Serangan itu sebagai tanggapan atas serangan Hamas, Sabtu (7/10). Sementara itu, Pemerintah Israel membentuk kabinet perang darurat. Dan memerintahkan rumah sakit untuk ber￾siap-siap menghadapi eskalasi kekerasan yang diperkirakan akan terus terjadi.

Baca juga : Hamas-Israel Memanas, Suporter Lazio: Bebaskan Palestina!

Para pengamat mengatakan, perang tersebut telah memberikan pukulan berat terhadap kemungkinan kesepakatan normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel. Proses tersebut didorong Amerika Serikat dengan sejumlah tawaran untuk Arab Saudi, termasuk jaminan keamanan dan bantuan pengembangan program nuklir sipil. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.